Informasi

20 Persen Penerima PKH tidak Tepat Sasaran


initasik.com, informasi | Dari 27 ribu lebih penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), sebanyak 20 persen tidak tepat sasaran. Mereka yang tidak berhak menerima bantuan malah mendapatkannya.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, meminta instansi terkait untuk segera mengevaluasinya. “Memang ada yang tidak tepat sasaran. Itu harus dievaluasi,” ujarnya usai menghadiri penyaluran bantuan sosial nontunai PKH di GGM Dadaha, Sabtu, 9 Desember 2017.

Di luar itu, ia mengaku bersyukur, karena jumlah penerima manfaat PKH terus bertambah. dari semula 21 ribu KK, sekarang lebih dari 27 ribu dengan total anggaran yang diterima mencapai Rp 51 miliar.

“Ini program yang bagus untuk mengurangi angka kemiskinan. Kita berharap, para penerima manfaat tidak menyalahgunakan bantuan tersebut. Harus untuk pendidikan dan kesehatan,” pintanya.

Ia menambahkan, jika berkaca pada jumlah keluarga yang ada di bawah garis kemiskinan, angka 27 ribu penerima manfaat itu  masih jauh. Ada lebih dari setengahnya yang harus mendapatkan bantuan tersebut.

“Sekarang, jumlah keluarga miskin di Kota Tasikmalaya ada sekitar 66 ribu KK. Harus kita dorong agar semuanya mendapat bantuan PKH, karena bantuan tersebut sangat membantu penurunan angka kemiskinan,” tuturnya. [Dan]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?