Olahraga

Jalan Terjal Atlet Angkat Besi Asal Kota Tasikmalaya Bertanding di India

initasik.com, olahraga | Peluang atlet angkat besi asal Kota Tasikmalaya untuk meraih gelar juara dunia sudah di depan mata. Namun, itu terganjal jalan yang terjal, terutama soal biaya. Butuh uang Rp 550 juta untuk bisa mengikuti pertandingan tersebut. Bukan jumlah yang sedikit.

Wakil Ketua Persatuan Angkat Besi Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kota Tasikmalaya, Baihaqi Umar, merinci, uang sebesar itu diperlukan untuk menutupi berbagai keperluan.

“Untuk peralatan saja butuh sekitar Rp150 juta, karena mulai dari pakaian dan alat-alat semua harus berstandar internasional. Kalau tidak begitu, atlet akan didiskualifikasi dan tidak bisa mengikuti pertandingan,” ujarnya.

Baca: Cerita Miris di Balik Prestasi Atlet Kota Tasik….

Ia mencontohkan, untuk keperluan baju saja butuh Rp 6,7 juta per atlet. Belum kepentingan yang lain, seperti test doping, pendaftaran dan sebagainya. Total yang akan berangkat ke India ada sepuluh orang. Tiga orang atlet, ditambah tujuh orang lainnya yang bertugas sebagai pendamping, manajer, serta official tim.

Rencananya, kejuaraan angkat besi tingkat dunia akan digelar di India, 2018 mendatang. Setelah berprestasi dalam Asian Power Lifting Championship, 1 s.d. 5 Mei 2017 kemarin,  Imas Kartika, Intan Kemalasari, dan Utari Anggraeni akan bertanding dalam agenda tersebut. Namun, mereka terkendala minimnya anggaran.

Baca: Atlet Angkat Besi Kota Tasik Bakal Tanding di Kejuaraan Tingkat Dunia

Para pengurus PABBSI Kota Tasikmalaya berharap semua elemen masyarakat bisa berperan serta memberi solusi, terutama kepada pemerintah dan pengusaha. Itu sangat diperlukan untuk mengharumkan Indonesia melalui tangan-tangan warga Kota Tasikmalaya.

Baca: Atlet Asal Kota Tasikmalaya Kibarkan Bendera Merah Putih di Kejuaraan Angkat Besi Tingkat Asia

Sementara itu, Ketua KONI Kota Tasikmalaya Eddy Supriyadi, mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan dukungan secara maksimal bagi ketiga atlit dan tim. Menurutnya, tahun ini KONI Kota Tasikmalaya hanya mendapatkan anggaran dari pemda sebesar Rp 1 miliar. Padahal yang diajukan Rp 7 miliar. [Kus]

Komentari

komentar