Informasi

56.206 Kendaraan Bermotor di Kota Tasik Bermasalah dengan Pajak

initasik.com, informasi | Puluhan ribu kendaraan bermotor, mobil dan motor, di Kota Tasikmalaya merupakan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) alias tidak membayar pajak. Sampai Juli 2018, jumlahnya mencapai 56.206 kendaraan dari 249.876 kendaraan yang ada.

Kanit Regident Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Dede Darmawan, mengatakan, selama ini pihaknya telah banyak melakukan upaya untuk menyerap wajib pajak sebanyak mungkin. Selain intensif sosialisasi, diadakan pula samsat keliling, samsat gendong, sampai menggelar operasi rutin selama satu tahun dua kali.

“Alhamdulillah, di tahun ini jumlah wajib pajak yang tidak bayar semakin berkurang. Tahun kemarin yang menunggak sebanyak 64.543 unit. Sekarang sudah menurun,” jelasnya saat diwawancara di ruang kerjanya, Senin, 2 Juli 2018.

Ia mengimbau agar masyarakat membayar pajak kendaraannya tepat waktu, supaya terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan. Dalam UU 22/2009, pasal 288 ayat (1), dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Menurutnya, dengan payung hukum itu, polisi bisa menindak para pengendara yang belum membayar pajak. “Saat operasi, kita biasanya sudah menyediakan loket pembayaran di tempat. Kalau tidak membayar pajak, kita lakukan penilangan,” tandasnya. [Eri]