Informasi

Ada Pengrajin Kain Sutera di Kabupaten Tasikmalaya

initasik.com, informasi | Kabupaten Tasikmalaya ternyata memiliki komoditi sutera. Tempatnya di Kampung Karang Anyar 2, Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik. Tergabung dalam Koperasi Sabilulungan. Sempat vakum, kini berdenyut lagi.

Hendra Gunawan, sekretaris Koperasi Sabilulungan yang juga pengrajin kain sutera, mengatakan,saat ini para pengrajin kain sutera di Kecamatan Sukaresik tersebar di lima titik. Bila ditotalkan, mesin yang digunakan untuk produksi ada 30 unit lebih.

Satu unit mesin, dalam sehari hanya bisa memproduksi satu meter kain tenun sutera atau satu potong kain tenun bulu. Dalam dua pekan, dari semua mesin yang ada hanya bisa membuat 100 helai, padahal permintaan cukup banyak.

Ia menuturkan, saat ini para pengrajin kain sutera tengah dihadapi berbagai macam tantangan. Salah satunya adalah minimnya ketersediaan bahan untuk kain sutera, yakni kokon. Biasanya, para pengrajin membudidayakan sendiri kokon sebagai bahan baku kain sutera, tapi pada musim kemarau bahan tersebut sulit didapat. Alhasil, para pengrajin harus membeli benang sutera yang sudah jadi untuk bisa berproduksi.

Selain kesulitan bahan baku, para pengrajin sutera juga mengalami kendala dalam permasalahan modal dan alat. Menurutnya, saat ini kain sutera buatan Tasikmalaya tengah banyak digandrungi masyarakat luar daerah.

Ditanya soal bantuan dari pemerintah daerah, Hendra mengaku selama ini ada. Bahkan, berdenyutnya kembali usaha kain sutera asal Kabupaten Tasikmalaya ini berkat adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Ia mengaku sering diikutsertakan dalam pameran-pameran di luar daerah, seperti Bandung dan Jakarta. Sebelumnya, koperasi sabilulungan ini sudah tutup, tapi setelah ada bantuan dari pemerintah, difasilitasi untuk mengikuti berbagai pameran, produksi dan usaha koperasi jalan lagi. [wrd/initasik.com]