Edukasi

Ajak ke Perpustakaan Dekatkan Anak pada Buku

initasik.com, edukasi | Gerakan literasi di SDN Kalimanggis, Jl. Gunung Gede, Desa Kalimanggis, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, bukan sekadar jargon. Dalam setiap pembelajaran, peserta didik suka diajak ke perpustakaan.

“Hampir setiap bulan ada buku baru. Kalau tidak dibaca buat apa? Percuma ada juga. Sekaligus juga untuk menghilangkan bahwa anggapan perpustakaan itu sepi,” ujar Ai Siti Fauziah, guru kelas 2 SDN Kalimanggis.

Sepenglihatannya, tidak sedikit anak yang meginjak kelas 4 membacanya masih terbata-bata. Karenanya, sejak di bangku kelas 1 anak-anak dikenalkan dengan dunia baca. Secara tidak langsung anak akan mengetahui banyak pembendaharaan kata.

“Anak-anak diajak untuk ke perpustakaan dan disuruh juga untuk meminjam buku. Mereka diminta untuk merangkum dan mempresentasikan. Itu semuanya bergiliran setiap kelas,” ujarnya.

Pola tersebut, kata dia, memiliki dampak yang bagus kepada anak. Setidaknya anak bisa berpikir luas. Ketika mengarangpun lebih terarah, tidak menulis dengan seenaknya tanpa dibarengi pengetahuan.

“Intinya anak-anak jadi mampu merangkai kata. Ini juga bisa untuk mengasah berpikir anak. Setiap hari mereka membaca buku yang berbeda, sehingga bisa menambah wawasan. Untuk belajar menulisnya, ya itu lewat tugas merangkum,” papar Ai. [Milah]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?