Lina Ruzhanul Ulum (kedua dari kanan) berbincang dengan Puspa | Jay/initasik.com
Peristiwa

Akhir Bahagia Cerita Dimas dan Puspa


initasik.com, peristiwa | Cerita tentang dua anak yang ditinggalkan orangtuanya di Masjid Nurul Ikhlas, Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, dua belas hari lalu, berakhir bahagia. Mereka tidak hanya bertemu lagi dengan orangtuanya, tapi juga kumpul bersama keluarga besarnya.

Yn, ibunda Dimas Raditya Gumilang dan Puspa Laksmi Dewi, bisa bersua dengan ayahnya lagi setelah hampir enam tahun (versi ayah Yn) tidak bertatap muka. Rz juga begitu. Hubungannya dengan Yn yang dijalin sejak 2009 dan hanya dipendam berdua jadi diketahui keluarganya, sehingga masa depan Dimas dan Puspa bisa ditata sejak dini.

Kini, kedua anak lucu itu ikut bersama Rz dan keluarganya. “Saya lebih setuju begitu,” ujar istri bupati Tasikmalaya, Lina Ruzhanul Ulum, saat menjenguk Dimas dan Puspa di rumah Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, di Pagerageung, Rabu, 25 Oktober 2017.

Menurutnya, tepat bila Dimas dan Puspa dikembalikan lagi kepada keluarganya. “Apapun yang terjadi, anak harus bareng bersama orangtuanya, dengan catatan mereka tidak akan mengulangi perbuatannya dan sanggup memenuhi hak-hak anak,” tuturnya.

Sebelum berangkat, Rz dan keluarganya pamitan kepada Riad Jamil, salah seorang keluarga besar Pondok Pesantren Suryalaya, dan keluarga Dirman Sudirman yang merawat Dimas dan Puspa.

Dalam kesempatan itu Dirman menyerahkan uang Rp 150 ribu yang ada dalam amplop saat mereka ditinggalkan di masjid, berikut uang pemberian dari para tetangga untuk jajan kedua anak tersebut.

Namun, uang itu tidak diterima Rz dan diberikan kembali kepada Dirman. Ia juga menolak. Mereka sepakat untuk memberikannya kepada Ma Mimi, orang yang pertama kali melihat Dimas dan Puspa di masjid.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menjelaskan, sampai sekarang Dimas dan Puspa masih dalam pengawasannya, sampai kedua orangtuanya bisa memenuhi hak-hak anak sebagaimana ditegaskan Undang-Undang Perlindungan Anak. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?