Peristiwa

Akhirnya Gudang Dijadikan Musala


initasik.com, peristiwa | Kendati berada di dekat kantor Dinas Pendidikan, nasib SDN Margajaya, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, jauh dari perhatian. Sekolah yang berada di Kampung Tambakan, Desa Margajaya, itu kini mempunyai sekitar 173 murid.

Namun, sampai sekarang sekolah tersebut belum mempunyai musala yang layak. Meskipun ada, itu bukan sepenuhnya musala, melainkan gudang. “Dulu anak-anak kalau mau salat suka ikut ke kantor desa, tapi kami kasihan harus bolak-balik, akhirnya gudang dipakai musala,” terang Nonong Sunarsih, kepala SDN Margajaya.

Ia menceritakan, sejak dua tahun lalu, bangunan gudang seluas kurang lebih 4×6 meter itu akhirnya dipakai musala agar anak-anak dan warga sekolah lainnya punya sarana ibadah sendiri.

Namun, tentu saja itu tak cukup untuk menampung siswa sebanyak 173 orang. Alhasil, ketika waktunya pembiasaan keagamaan, mereka yang kebagian salat duha harus bergantian memakai musala.

Selain itu, menurut Nonong, kondisi bangunannyapun sebagian sudah lapuk. Bagian atap ruangan terlihat basah, pertanda bocor ketika hujan turun. Kayu-kayu bagian atap pun sedikit rapuh, akibat air yang terus menerus rembes pada kayu yang berfungsi sebagai penahannya.

Pintu musala kondisinya sudah cukup rusak. Pintu yang berbahan dasar triplek itu kini sedikit demi sedikit sudah robek. Nonong berharap ada bantuan untuk merenovasi ruangan, khususnya musala. “Harapannya pemerintah bisa secepatnya melihat kondisi musala yang seperti ini, dan dilakukan renovasi supaya lebih layak,” tandasnya. [Eri]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?