Menyetir sendiri, menghadiri acara Diseminasi Sistem Perencanaan Pembangunan Desa Bagi Ketua BPD dan Kasi Tantrib Kabupaten Tasikmalaya, di City Hotel, Senin, 10 Juli 2017, Uu Ruzhanul Ulum menggunakan mobil tua keluaran 1980-an | Jay/initasik.com
Sosial Politik

Alasan Maju di Pilgub Jabar, Uu: “Jelema Doraka, Tukang Maksiat Abdi Teh”

initasik.com, politik | Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Uu Ruzhanul Ulum, memaparkan alasan terkait keinginannya menjadi orang nomor satu di Jawa Barat. Bukan kehormatan yang dikejarnya, tapi kebermanfaatan.

“Ada satu keterangan, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Dengan jadi gubernur, saya ingin bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya saat membuka Diseminasi Sistem Perencanaan Pembangunan Desa Bagi Ketua BPD dan Kasi Tantrib Kabupaten Tasikmalaya, di City Hotel, Senin, 10 Juli 2017.

Saat menjadi bupati Tasikmalaya untuk dua juta penduduk, sambungnya, yang bisa dibantu dengan tanda tangan atau ucapannya jumlahnya di bawah itu. Sedangkan kalau jadi gubernur untuk 54 juta penduduk, keberadaan dirinya akan lebih bermanfaat lagi bagi banyak orang.

Jelema doraka. Jelema tukang maksiat abdi teh. Tapi hayang asup surga. Sugan we ku jadi gubernur simkuring bisa kenging ridona Alloh. Kenging mardotillah. Sanes hoyong kahormatan, da jadi bupati ge teu resep dikawal,” tuturnya.

Baca: Dua Tokoh Ponpes Miftahul Huda Berhasrat Maju di Pilgub Jabar, KH Didi: Tak Ada Perpecahan

Ia melanjutkan, “Rumah saya juga tidak dijaga Satpol PP. Rumah saya itu rumah bupati paling jelek di Indonesia. Silakan bandingkan dengan rumah bupati lain. Mobil dinas juga bekas bupati sebelumnya. Saya tidak mau ganti, meskipun punya hak. Buat apa mewah-mewahan, karena itu hanya menjauhkan dengan masyarakat.” [Jay]

Komentari

komentar