Dok. Pribadi
Olahraga

Alasan Sri Rahayu Pilih Olahraga Muaythai

initasik.com, olahraga | Muaythai kian digandrungi. Olahraga asal Thailand itu bukan saja disukai lelaki, tapi juga disenangi kaum hawa. Sri Rahayu Safitri, misalnya. Warga Perum Gunung Tata Lestari, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, itu punya alasan tersendiri kenapa menggeluti Muaythai.

Menurutnya, olahraga tersebu  menjadi salah satu cara untuk menjaga penampilannya agar tetap sehat dan cantik. Selain itu, untuk meningkatkan kewaspadaan dan refleks dalam melindungi diri.

“Saya orangnya suka tantangan. Sejak lama sudah menyukai Muaythai, namun untuk ikut latihan baru di 2016. Selain tubuh jadi sehat, juga bisa menjaga diri dengan baik, bisa berprestasi. Menjadi perempuan yang tangguh itu tidak mudah,” tandas perempuan yang tengah kuliah di Universitas Siliwangi itu.

Ia merupakan anggota Sukapura Muaythai Training Camp, binaan Muaythai Tasikmalaya, yang bermarkas di belakang GOR Sukapura, Kota Tasikmalaya.

Irman Firmansyah, rekan Sri Rahayu, menambahkan, banyak hal yang dirasakan setelah mengenal Muaythai, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Ia merasa kuat secara fisik dan mental, sebelumnya suka merasa loyo dan tidak memiliki rasa percaya diri.

Gerakan dalam Muaythai memakai teknik yang membuat seluruh tubuh ikut bergerak, mulai dari tangan, kaki, lutu, dan sikut sangat aktif ketika melakukan latihan. Karenanya, bisa meningkatkan kecepatan, kelincahan, refleks, dan fleksibilitas otot.

“Sangat terasa ada perubahan. Saya jadi lebih berani. Potensi dalam diri saya jadi tergali, bisa mengendalikan diri. Kita kan bertarung dengan orang yang kenal, jadi jangan sampai terbawa emosi. Benar-benar harus bisa mengontrol emosi. Di sini kita belajar menjadi seorang ksatria,” tutur pria beralamat di Babakan Domba, Kelurahan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, itu.

Agar terasa manfaatnya, rutin latihan adalah solusinya. Olahraga itu tidak sekejap bisa dirasakan perubahan dalam diri. Awalnya merasa pegal-pegal dan terkadang jenuh. Untuk mengatasinya, sebelum memulai latihan harus pemanasan dan peregangan terlebih dahulu dan memiliki target capai ketika berlatih.

“Kita harus merasa nyaman dulu agar tidak mudah bosan. Soalnya tidak sedikit yang pas awal-awal semangat, makin ke sini jadi malas. Emang ini tantangannya. Di Sukapura Muaythai Camp yang terdaftar sangat banyak, tapi yang aktif latihan sekitar 20 orang dan yang masuk kelas atlet ada 4 orangan. Kebanyakan kalangan muda tingkat SMP dan SMA,” ujarnya seraya menyebutkan, jadwal latihannya adalah setiap Selasa dan Minggu. Kadang di dalam lapangan, kadang di Taman Dadaha. [Syaepul]