Jay | initasik.com
Peristiwa

Amun Pingsan dan Disangka Meninggal Dunia Setelah Minum Cairan Kimia

initasik.com, peristiwa | Disangka air, ternyata cairan kimia. Tubuhnya pun langsung bereaksi setelah minum cairan tersebut. Kerongkongannya terasa kering. Dalam hitungan menit, ia pun pingsan. Tuan rumah panik. Langsung dibawa ke rumah sakit.

Kesadarannya nyaris nol. Hanya tergeletak di atas kasur perawatan. Lama. Keluarga menyangka sudah meninggal dunia. Kabar kematiannya pun sampai ke telinga masyarakat. Tapi takdir berkata lain. Sehari kemudian, ia sadar. Setelah dua hari di rumah sakit, ia pulang ke rumah.

Hingga kini, pengalaman yang terjadi beberapa tahun lalu itu masih membekas di benak Amun Hadiman, warga Cempakawarna (gang sampurna), Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Ia menceritakan, saat itu ia baru selesai ngompon mobil di satu tempat. Haus, ia mengambil air putih yang disimpan di tempat minum. Langsung teguk. Beberapa saat kemudian, tubuhnya merasakan reaksi aneh. Ia sadar, yang diminumnya bukan air putih biasa. Itu cairan kimia.

Suami Rukiah dan ayah tujuh anak itu salah satu keahliannya memang ngompon mobil. Saat mobil Anda kusam penuh daki atau ada goresan di bodi, pilihannya dua; jual lalu beli yang baru atau dikompon. Bila pilihan kedua yang diambil, Amunlah ahlinya. Dia sudah ngumpon sejak 1990. Bukan hanya di Tasikmalaya, tapi sampai ke Garut hingga Pangandaran.

Sampai sekarang pekerjaannya itu masih dilakoni. Ia jadi lelaki panggilan. Dipanggil show room mobil bekas atau pemilik mobil yang perlu minta bantuannya. Mereka ingin mobilnya kinclong lagi. Amun ahli dalam hal itu.

Untuk satu mobil pick up uang jasanya Rp 125 ribu, dan Rp 150 ribu mobil mini. Tapi itu harga ke show room. Mobil pribadi beda lagi, yakni Rp 200 ribu. “Pami ka show room mah kan icaleun deui, janten langkung mirah,” dalihnya.

Dalam sebulan, kalau sedang banyak panggilan, ia mengaku dapat 20 mobil. Tapi pernah juga tak ada panggilan sama sekali. Dinol. Menganggurlah ia. Untuk mengisi waktu, Amun suka memperbaiki sepeda rongsok. Setelah bagus dijual lagi. Kalau laku, dapat untung antara Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu. [Jay]

Komentari

komentar