Edukasi

Anak Muda Wajib Miliki Mental Wirausaha dan Juara


initasik.com, edukasi | Mental bekerja masih kental di diri sebagian anak muda. Sekolah atau kuliah orientasinya hanya untuk bekerja. Mereka enggan menggali potensi-potensi positif dalam diri dengan menciptakan suatu usaha baru.

Dewasa ini, bangsa Indonesia dihadapkan pada kenyataan bahwa jumlah wirausaha yang ada masih minim dan mutunya belum bisa dikatakan hebat, sehingga penanaman jiwa wirausaha merupakan persoalan mendesak bagi suksesnya pembangunan ekonomi.

“Dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks, maka kreativitas dan mentalitas juara menjadi sangat penting untuk menciptakan keunggulan kompetitif,” ujar Pendiri SMA Gaza Iim Imanullah, di sela-sela Workshop Wirausaha SMA Gaza, Kabupaten Tasikmalaya, belum lama ini.

Menurutnya, dunia bisnis memerlukan sumber daya manusia kreatif dan inovatif. Sering terjadi orang yang tidak berpendidikan tinggi berhasil dalam berwirausaha, namun orang yang berpendidikan dan berwawasan luas diharapkan bisa lebih kreatif dan inovatif.

Head Area TAPP Indonesia Wilayah Priangan Timur, Selamet Firdaus, yang menjadi narasumber dalam acara tersebut mengatakan, generasi muda semestinya selalu optimistis dalam berwirausaha.

Jangan terbiasa memainkan pola pikir ke dalam hal-hal yang membuat tidak bisa atau pesimistis. Biasakan selalu mempunyai pola pikir yang kuat untuk bisa. “Jika kita mengatakan saya tidak bisa, saya tidak mampu, maka di saat itu juga bersiap-siaplah kita menghadapi kegagalan. Ubahlah kata-kata itu menjadi saya bisa, saya mampu, saya bisa melakukannya, maka di saat itu otak akan berputar dan kita akan selalu siap menghadapi setiap tantangan,” tutur Selamet.

Ia menyebutkan, masa muda adalah waktu yang sangat pas untuk merangkai masa depan yang lebih baik dan sangat rugi apabila sebagai pemuda penerus bangsa melewatkannya begitu saja tanpa menghasilkan sesuatu yang berguna.

Seperti halnya media sosial saat ini yang merupakan media multifungsi, karena bisa mempunyai teman di media sosial yang cukup banyak, namun terkadang salah memanfaatkannya. “Ada yang hanya update status, upload foto, dan ngegalau ngga jelas. Intinya manfaatkan secara maksimal teknologi. Perluas jejaring dengan wirausahawan, ikut komunitas, miliki value lebih dari kompetitor, strategi pemasaran dan promosi yang kreatif dan inovatif, dan inti dari semua itu adalah jangan malu atau gengsi, never stop learning, start small & act fast,” tandasnya. [Kus]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?