Jay | initasik.com
Edukasi

Anak Sekarang Tumbuh tidak Hanya di Bawah Cahaya Rembulan

initasik.com, edukasi | Jangan bandingkan pergaulan anak sekarang dengan zaman dulu. Itu tidak adil. Dulu, sepulang sekolah anak-anak dipastikan memilih satu dari tiga kebiasaan. Kalau tidak tidur, pilihannya mengaji atau main di sawah. Semua pilihan itu relatif aman bagi mereka.

“Sekarang beda. Remaja sekarang punya pilihan tidak terbatas. Saat membuka internet, ada pilihan masuk ke situs ilmu pengetahuan atau situs pornografi. Ketika kita remaja, guru tatakrama hanya ada dua, yaitu di rumah dan di sekolah. Tetapi sekarang mempunyai guru tambahan, yaitu internet dan para artis,” tutur Kepala SMAN 2 Tasikmalaya, Aam Abdullah, saat memberi sambutan dalam pelepasan siswa kelas XII, di Bale Panghegar Hotel Mandalawangi, Sabtu, 13 Mei 2017.

Kendati begitu, remaja sekarang dan dulu pada hakikatnya sama. Mereka memiliki energi dan semangat rasa ingin tahu yang melimpah. Akan jadi apa mereka kelak, tergantung pada petunjuk dan arah yang mereka dapatkan.

Menurutnya, remaja sekarang hidup di masa yang sangat berbeda dengan dulu. Mereka adalah generasi yang tumbuh bukan hanya di tengah asuhan cahaya rembulan, tapi berada di era internet dan kecanggihan teknologi komunikasi. Mereka tumbuh dalam dunia yang tidak lagi memiliki sekat. “Didiklah anakmu dengan sungguh-sungguh, karena dia akan hidup di sebuah masa yang berbeda dengan zamanmu,” ujar Aam mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib.

Untuk itu, orangtua bertugas menyediakan semua rambu yang dibutuhkan anak-anak. Menghindar, apalagi menutup perkembangan zaman adalah perbuatan sia-sia. “Sekarang yang sedang dibangun adalah pendidikan karakter. Pendidikan yang menumbuhkan kesadaran sebagai makhluk dan hamba Allah SWT yang dibarengi wawasan luas dan kompetensi diri,” paparnya.

Terkait kelulusan, tahun ini SMAN 2 Tasikmalaya melepas 395 siswa. Di antara mereka sudah ada yang diterima di perguruan-perguruan tinggi negeri terkemuka. “Tahun pelajaran 2016/2017 SMAN 2 Tasikmalaya mendapat banyak prestasi, seperti juara umum OSN tingkat kota, juara pekan akuntansi tingkat provinsi, juara pencak silat O2SN tingkat provinsi, dan ada siswa yang ikut kegiatan ilmiah remaja ke Jepang serta pertukaran siswa dengan Australia,” sebutnya. [Jay]

Komentari

komentar