Peristiwa

Anggota Polres Tasik Kota Digantung di Mobil Evakuasi


initasik.com, peristiwa | Seorang anggota Polres Tasikmalaya Kota digantung di kendaraan taktis (rantis) rescue, mobil khusus untuk mengevakuasi korban bencana atau kecelakaan, di lapang Polresta, Selasa, 10 Oktober 2017.

Itu bukan hukuman lantaran ia indisipliner, tapi hanya simulasi. Tadi pagi, bersama aparat TNI, instansi terkait dan masyarakat relawan, polisi menggelar apel kesiapsiagaan bencana. Rantis rescue menjadi bagian yang dipertontonkan, selain perahu karet dan peralatan lainnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Adi Nugraha, melalui Wakapolresta Kompol Mujianto, mengatakan, akhir-akhir ini curah hujan sangat tinggi, sehingga diperlukan upaya antisipasi bila suatu waktu terjadi bencana alam yang memerlukan penanganan bersama.

Dalam amanatnya, Kapolres meminta masyarakat untuk selalu peka dan peduli bila di daerahnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Menyikapi datangnya musim hujan, saya harapkan seluruh personel untuk ekstrawaspada dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana. Kita berdoa, semoga selalu dijauhkan dari berbagai bencana,” tuturnya.

Terkait rantis rescue, Kompol Mujianto menjelaskan, alat pengereknya bisa mengangkut beban seberat 5 ton. Mobil bantuan dari Polda Jabar itu khusus untuk mengevakuasi korban kebakaran di gedung bertingkat, misalnya, atau menarik mobil di jurang dan musibah lainnya.

Di Priangan Timur, mobil semacam itu hanya ada di Polres Tasikmalaya Kota. Bila dibutuhkan, daerah-daerah di Priatim bisa memanfaatkannya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?