Ilustrasi
Peristiwa

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Tasik Menurun

initasik.com, peristiwa | Angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tasikmalaya masih terbilang tinggi. Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Tasikmalaya masih berada di peringkat 10 besar untuk kasus kematian ibu dan bayi.

Pada 2017, Kabupaten Tasikmalaya berada pada peringkat empat di Jawa Barat untuk kematian bayi, dan peringkat sembilan kasus kematian ibu. Namun, dibanding tahun 2012, peringkat itu jauh lebih bagus.

Pada 2012, Kabupaten Tasikmalaya berada pada peringkat pertama dalam kasus kematian bayi dan kedua pada kasus kematian ibu. Lima tahun yang lalu, angka kematian ibu ada 60 orang, sekarang jadi 37 orang. Begitupun pada kasus kematian bayi. Sebelumnya ada 406 kasus, sekarang jadi 257 bayi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Hamdani, mengatakan, kasus kematian ibu dan bayi harus terus ditekan sampai seminimal mungkin. Diperlukan komitmen bersama untuk menyelamatkan ibu anak dan memperkuat tata kelola kesehatan.

“Penyebab utama kematian bayi itu karena berat badan lahir rendah dan gangguan nafas. Bayi rendah salah satunya kurangnya gizi saat ibu hamil. Kita bersama-sama terus menekan angka kematian ibu dan bayi melalui beragam cara, seperti pemberian pemahaman kepada masyarakat, peningkatan fasilitas kesehatan dan banyak lagi,” tuturnya. [Jay]