Informasi

Angka Perceraian di Kota Tasik Didominasi Gugatan Istri

initasik.com, informasi | Angka perceraian di Kota Tasikmalaya masih tinggi. Di 2017, misalnya, dari 1.926 perkara cerai yang masuk pengadilan, sebanyak 1.840 dikabulkan. Dominannya cerai gugat.

Panitera Muda Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya, Yayah Yulianti, mengatakan, faktor penyebab perceraian kebanyakannya terkait masalah ekonomi. “Ada dua faktor yang mencolok, yaitu ekonomi dan perselisihan dalam keluarga yang terjadi secara terus-menerus,” ujarnya dalam satu kesempatan.

Ia menjelaskan, dari total angka perceraian yang dikabulkan pengadilan, dominan merupakan cerai gugat. Jumlahnya mencapai 1.387. Sedangkan cerai talak hanya 453 perkara. Gugatan yang dilakukan istri itu dilatarbelakangi perselisihan dan perekonomian.

Terkait data perceraian tahun 2018, Yayah menyebutkan, antara Januari sampai Juni, bulan yang paling banyak menceraikan pasangan suami istri adalah Maret. Di bulan itu ada 154 perkara cerai gugat dan 50 perkara cerai talak.

“Kalau tentang faktor penyebab, selama satu semester ini masih sama seperti tahun kemarin, yaitu ekonomi dan perselisihan dalam rumah tangga,” imbuhnya. [Eri]