Jay | initasik.com
Sorot

Antisipasi Macet di Jalur Taman Kota, Pemerintah Larang Warga Jualan di Mobil

initasik.com, sorot | Ramadan nanti, jalur taman kota, Kota Tasikmalaya, diprediksi macet. Kendaraan bakal mengular sepanjang jalan Otto Iskandardinata, terutama di waktu ngabuburit. Hiruk-pikuk orang akan terkonsentrasi di dua titik; Alun-alun dan taman kota.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalan Otto Iskandardinata dan jalur taman kota, Pemkot Tasikmalaya melarang warga berjualan di mobil. Setiap Ramadan, banyak warga yang kerap memanfaatkan momen ngabuburit untuk menambah pundi uang.

Usaha musiman. Jualan di pinggir jalan menggunakan mobil. Sepanjang jalan Otto Iskandardinata, kanan-kiri, biasanya dipenuhi mobil-mobil yang menjajakan beraneka barang jualan.

“Kalau parkir beda lagi. Ini yang jualan. Selama Ramadan itu biasanya banyak yang jualan pakai mobil. Itu tidak boleh. Kami sudah rapat dengan kepolisian, sepanjang jalan Otto Iskandardinata itu tidak boleh ada mobil yang jualan di pinggir jalan,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Aay Z. Dahlan.

Baca: Semua Pengguna Jalan Minta Jalur Taman Kota Dikembalikan ke Semula

Ia menegaskan rekayasa lalu-lintas di area taman kota tidak akan diubah, meski Ramadan nanti diperkirakan akan terjadi kemacetan, terutama di waktu sore. “Masa kita mau mengalah? Tidak! Kita tidak akan mengubah rekayasa lalu-lintas yang sudah berjalan sekarang,” tandasnya.

Baca: Mengabadikan Kemacetan

Menurutnya, penutupan jalan depan taman kota yang kini dipasangi batu andesit itu untuk dijadikan ruang publik. Masyarakat bebas bermain di arena itu, kecuali bagi para pedagang kaki lima.

“Itu tempat bermain masyarakat, bukan untuk jualan. Nanti di tahap dua ada tempat duduk, payung dan fasilitas lainnya. Kami tidak menginzinkan tempat itu dijadikan untuk jualan. Tegas kita mah,” tutur Aay. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?