Imas Kartika foto bersama Ketua KONI Kota Tasikmalaya Eddy Sumaryadi
Olahraga

Atlet Angkat Besi Asal Kota Tasikmalaya Siap Berlaga di Amerika Serikat

initasik.com, olahraga | Peraih The Best Lifter pada kejuaraan angkat besi tingkat Asia, Imas Kartika, siap berlaga di ajang World Junior & Sub Junior Women’s Championship di Orlando, Amerika Serikat, pada 28 Agustus hingga 3 September 2017 mendatang.

Atlet Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) itu akan berhadapan dengan 13 atlet dunia lainnya yang berasal dari Amerika Serikat, Norwegia, Swedia, Ecuador, Rusia, Puerto Rico, Ukraina, Kazakhstan, dan Jepang.

“Kepastian keberangkatannya setelah datangnya surat dari Pengurus Besar PABBSI yang menyatakan dua atlet Indonesia harus berangkat mengikuti kejuaraan dunia di sana, yaitu Imas Kartika atlit Kota Tasikmalaya dan satu lagi Sherly Yulianti dari Jambi,” ungkap Wakil Ketua PABBSI Kota Tasikmalaya Baihaqi Umar.

Menurutnya, pada kelas 52 kg yang menjadi rival paling beratnya adalah atlet dari Puerto Rico, Rivera Juliana dan Tapia Jannitzzi . Namun Imas memiliki keunggulan dengan kekuatan angkatan yang baik, asalkan bisa stabil dalam mengambil setiap angkatan maka kesempatan menangnya terbuka lebar.

Baca: Atlet Asal Kota Tasikmalaya Kibarkan Merah Putih di Kejuaran Angkat Besi Tingkat Asia

“Kalau saya memprediksi untuk posisi 3 hingga 2 Imas mampu melakukannya, karena meski posturnya kecil dia memiliki kekuatan angkatan yang luar biasa. Asalkan konstan, saya yakin bisa menempati posisi tiga besar, ditambah lagi proses latihan yang dilakukan saat ini semakin intensif serta asupan suplemen vitamin dan gizi yang telah diatur dalam kurun cukup lama,” papar Baihaqi.

Keberangkatan Imas kali ini lebih beruntung, karena semua biaya yang dibutuhkan ditanggung oleh PB PABBSI, namun tetap saja kebutuhan latihan, aturan gizi makanan, serta pendamping, dan pelatih, tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Untuk itu, pengurus PABBSI Kota Tasikmalaya terus berupaya untuk bisa memperoleh dana tersebut, serta berharap ada pendamping atau pelatih yang berangkat mendampinginya dalam bertanding.

“Saya pikir jika Imas bertanding ada orang yang paling dekat bersamanya, lebih memahami keinginannya, paham karakternya, pasti akan lebih semangat dalam pertandingannya. Meski saya yakin pendamping dari PB PABBSI pun telah paham kebutuhan atlet, namun jika ditambah ada perwakilan yang berangkat, semangatnya bakal semakin berkobar,” bebernya. [Kus]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?