Olahraga

Atlet Tinju Kabupaten Tasik Torehkan Sejarah

initasik.com, olahraga | Para atlet tinju amatir Kabupaten Tasikmalaya menorehkan sejarah. Dalam babak kualifikasi Porda Jabar yang diselenggarakan di Bogor, beberapa waktu lalu, mereka mendapatkan medali emas dan empat perunggu.

“Sangat luar biasa. Tentu ini awal yang baik. Pertempuran sesungguhnya nanti ketika di Porda. Harus ada persiapan khusus. Saya sangat mengapresiasi perjuangan mereka. Ini adalah sejarah. Mereka sudah membuat sejarah,” tutur Demi Hamzah Rahadian, ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Tinju Amatir Kabupaten Tasikmalaya, dalam satu kesempatan.

Dia menceritakan, di tahun-tahun sebelumnya hanya mendapatkan perunggu dan hampir tidak bisa ikut Porda. Untuk itu, sekarang menjadi awal bagi pemerintah untuk mengapresiasi dan memberikan ruang yang luas kepada para atlet berprestasi.

“Tentu tidak ada yang gratis. Olahraga ini mahal. Tapi dengan olahraga, banyak hal yang didapat, minimal berkaitan dengan kesehatan, pengangguran, narkoba, dan banyak hal. Semoga ke depan ada will dari pemerintah dan bisa jadi awal dari kemajuan prestasi olahraga di Tasikmalaya,” paparnya.

Dia berharap, pemerintah berpihak pada dunia olahraga. Atlet-atlet jangan diterlantarkan, dan memberikan ruang-ruang agar mereka mendapatkan penghasilan. Setidaknya bisa ditempatkan di salah satu perusahaan milik daerah, daripada pola perekrutan saat ini yang tidak jelas.

“Mereka tidak terurus. Mengerikan. Pemerintah malah biasa-biasa saja. Lihat anggaran Koni saat ini, sangat kecil banget. Anggaran Rp 3 miliar itu bukan anggaran yang setimpal. Kalau mau serius, coba lihat kabupaten lain,” tandasnya.

Dalam Porda Oktober 2018 nanti, Demi berharap para atlet tinju mendapat prestasi yang lebih baik. Minimal dapat dua medali emas. Adapun mereka yang dapat medali dalam babak kualifikasi adalah Maya R kelas 75 kilogram, Marethi kelas 51 kilogram, Riska Aprilia di kelas 45 kilogram, Eko Peasetyo di kelas 46 kilogram, dan M. Tsabit Mustakim di kelas 60 kilogram. [Millah]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?