Seni Budaya

Awal Kecintaan Linda Husni pada Seni Tari Tradisi


initasik.com, seni budaya | Banyak manfaat menari bagi anak-anak. Salah satunya membentuk kepribadian. Percaya diri. Berani tampil di depan umum. Linda Husni Malik Ibrahim, warga Padamulya, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, telah merasakan itu.

Dia menceritakan, kecintaannya terhadap seni tari berawal dari keseringan orangtuanya mengajak untuk  melihat yang sedang latihan menari. Hampir semua anggota keluarganya juga senang dunia tari.

Di rumah, ibu dan kakaknya suka latihan menari. “Ngelihatin aja terus, eh sama mamah disuruh mempraktikkan. Sampai sekarang deh keterusan menari. Tadi saya menarikan tari kalang sunda,” ucap siswi SDN Sukamulya, Kota Tasikmalaya itu.

Tak heran, dara berusia 11 tahun, itu suka menjadi perwakilan dari sekolahnya untuk mengikuti FLS2N tingkat Kota Tasikmalaya. Beberapa kali menjadi juara dalam lomba seni tari tradisional. “Alhamdulillah, karena sering latihan di rumah,” ucap putri dari pasangan Jajang dan Nia Kurniasih itu.

Menurutnya, untuk mahir menari harus memiliki kesenangan dulu terhadap seni tari. Lalu fokus memperhatikan setiap koreografinya.  Intinya, harus rajin berlatih di rumah sendiri. “Saya suka latihan menari dari kelas empat sekolah dasar,” tandasnya gadis yang kini aktif juga di sanggar tari Dewi Motekart. [Syaepul]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?