Peristiwa

Awas Kanker Serviks

Kota Tasik | Kanker serviks merupakan penyakit yang paling mematikan bagi perempuan. Itu penyebab kematian perempuan yang pertama, disusul kanker payudara. Indonesia termasuk paling tinggi penderita kanker mulut rahim ini. Angkanya mencapi 15 ribu orang.

Kepala Seksi Kesehatan Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Nana Ernawati, mengatakan, semua perempuan yang telah berhubungan suami-istri berpeluang kena kanker serviks. Untuk itu, pihaknya mengimbau untuk diperiksakan secara rutin, minimal dua tahun sekali.

“Sejak tahun kemarin, kami punya program pemeriksaan serviks. Itu gratis bagi siapapun yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Silakan datang ke Puskesmas untuk diperiksakan serviks. Kita sudah kerjasama dengan salah satu lab untuk pap smear,” ujarnya saat ditemui sebelum Rakor Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Tasikmalaya di aula bale kota, Rabu, 18 Februari 2015.

Menurutnya, pemeriksaan pap smear itu untuk mengetahui adanya penyebab kanker di mulut rahim sejak dini, terutama bagi perempuan yang pernah melakukan hubungan seksual. “Sayangnya di kita (Kota Tasikmalaya) responsnya kurang bagus. Perlu sosialisasi yang lebih gencar. Mohon media (massa) juga membantu sosialisasi pemeriksaan gratis serviks bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan,” tutur Nana.

Erah Sukaerah, pengurus YKI Tasikmalaya, menambahkan, pendeteksian serviks tersebut penting dilakukan agar bisa segera dilakukan pencegahan sebelum masuk stadium parah. Menurutnya, pola hidup sehat sangat membantu terhindar dari serviks, dan tidak bergonta-ganti pasangan dalam hubungan badan. initasik.com|ashani

Komentari

komentar