Desa

Bangun Desa Berdayakan Masyarakat

Kabupaten Tasik | Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, menyampaikan, konsep membangun desa adalah pemberdayaan masyarakat. Kesadaran dan swadaya masyarakat harus dioptimalkan, sehingga pelaksanaan pembangunan bukan semata-mata kewajiban pemerintah, tapi juga adanya partisipasi masyarakat.

“Dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,” tandas bupati saat memberi sambutan dalam pembekalan Alokasi Dana Desa (ADD) infrastruktur dan rihlah Gerbang Desa di Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kamis, 11 Juni 2015. Sebelumnya, acara serupa digelar di lapangan Lodaya Kecamatan Cisayong, Rabu, 3 Juni 2015.

Ia mengimbau, masyarakat yang mempunyai potensi diri jangan meninggalkan desa untuk urban ke kota. Bupati berharap, desa dibangun oleh warga-warganya yang punya kompetensi di bidangnya masing-masing. Menurutnya, membangun desa sama dengan membangun negara. Semuanya berawal dari desa.Membangun desa berarti membangun kabupaten, begitu seterusnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Kabupaten Tasikmalaya Eddy Nurmana, menuturkan, program ADD yang akan disalurkan ke desa-desa mengacu pada Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2006 tentang Alokasi Dana Desa dan Peraturan Bupati nomor 6 tahun 2012 tentang pedoman alokasi dana desa, dimana peruntukannya ditentukan dan disamakan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. initasik.com|sep

Komentari

komentar