Peristiwa

Banser Siap Tempur Bela Agama dan Negara

initasik.com, peristiwa | Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tasikmalaya mengikuti pendidikan dan latihan dasar, di kompleks Pondok Pesantren Al-Khoeriyah, Bantar Bungursari, selama tiga hari, Jumat s.d. Ahad, 27 April 2018 s.d. 29 April 2018.

Ketua GP Ansor Kota Tasikmalaya, Ricky Assegaf, mengatakan, digelarnya diklatsar itu untuk memantapkan posisi Banser sebagai penjaga kesatuan NKRI, serta pembela agama dan negara. “Meskipun harus bercucuran darah, Banser harus siap sedia. Demi agama dan juga negara,” tandas Ricky, usai membuka kegiatan, Jumat, 27 April 2018.

Ia menambahkan, dalam menjalankan tugasnyapun, seluruh anggota Banser harus tetap mematuhi aturan yang berlaku. Misalnya sweeping. Menurutnya, untuk urusan sweeping, itu merupakan kewenangan pihak kepolisian. Pihaknya hanya bisa mendorong dan mengikuti perintah yang diberikan oleh aparat kepolisian.

“Tetapi kami juga akan ikut andil dalam menjaga ketertiban dengan cara yang tidak merugikan pihak-pihak lain. Terlebih saat ini menjelang bulan puasa,” imbuhnya.

Diklatsar itu diikuti 250 peserta yang akan menjalani pemantapan keagamaan dan pelatihan semimiliter. [Eri]