Dok. initasik.com
Olahraga

Banyak Atlet Bulutangkis Asal Tasik Bawa Bendera Daerah Lain


initasik.com, olahraga | Tasikmalaya, kota dan kabupaten, memiliki banyak atlet bulutangkis yang potensial. Namun, mereka tidak termaksimalkan. Kurangnya perhatian dari pemerintah adalah salah satu alasannya.  

Sekretaris PBSI Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Kusnadi, berharap, pemerintah bisa lebih memerhatikan cabang olahraga yang satu ini, karena potensi atlet di Tasikmalaya sangat bagus. “Setidaknya untuk sarana dan prasarana yang layak,” ujarnya saat diwawancara di sela Kerjurprov PBSI Jawa Barat dan Sukapura Open 2017, di GOR Susi Susanti, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 12 Agustus 2017.

Ia menyebutkan, peserta yang lolos ke babak final dalam kejuaraan tersebut kebanyakan dari daerah Bandung. Sedangkan untuk Tasik, hanya memiliki satu pasang pemain, yaitu Novan Hafidh Adiska dan Bintang Sri Nugroho yang masuk dalam klub Kurnia.

Padahal, total peserta dari Tasik yang mengikuti ajang pertandingan itu sekitar 50 atlet. “Sebenarnya dari Tasik juga masih ada, cuman masuk ke klub Mutiara (Bandung), seperti Antonio Dias dan Monica Insani,” ungkapnya.

Saat kenapa hal itu bisa terjadi, Nanang mengungkapkan, faktor utama banyaknya para atlet Tasik yang masuk Bandung itu disebabkan karena rata-rata pendidikan bulutangkis di Tasik ini hanya mencetak bibit-bibit atlet. Untuk memiliki prestasi yang bagus, biasanya para atlet itu harus masuk ke klub yang lebih besar, seperti Mutiara.

Selain itu, menurut Nanang, perhatian dan sarana yang diberikan oleh pemerintah untuk cabang olahraga bulutangkis di Tasik masih kurang. “Potensi atlet di Tasikmalaya ini bagus, namun kebanyakan dari mereka terkendala sarana pengembangan dan anggaran. Juga tidak banyak perusahaan yang mau mensponsori klub,” imbuhnya. [Eri]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?