Peristiwa

Banyak Cara Rayakan Kemerdekaan, Tidak Melulu Pakai Tong

Kabupaten Tasik | Banyak cara untuk ikut merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan cuma pasang tong kosong di tengah jalan dan ditancapi bendera merah putih, lalu mengais lemparan receh dari para pengedara. Mengganggu arus lalu-lintas.

Irman Irdansyah, pegiat seni Tasikmalaya, mengapresiasi rasa nasionalisme para generasi muda dengan turut merayakat HUT RI. Namun, ia menyayangkan cara mereka mengumpulkan dana perayaan. Memasang tong kosong di tengah jalan untuk memungut pemberian orang adalah hal yang memalukan.

Menurutnya, saat ini Indonesia sudah 70 tahun bebas dari belenggu penjajah, tapi masih dikerangkeng penjajahan moral dan etika. Kepribadian bangsa entah sembunyi di mana. Bangsa pejuang. Bangsa yang tidak berpangku tangan.

“Saya menyayangkan itu. Sikap generasi muda yang terkesan mengemis demi merayakan Agustusan. Yang miris lagi, bendera merah putih ditancapkan seenaknya di atas tong. Padahal ada aturannya,” ujar pria berambut gondrong itu.

Ia berharap, ke depan ada larangan untuk tidak sembarangan minta sumbangan. Menurutnya, ada banyak cara merayakan Agustusan yang lebih bermanfaat dan memupuk kebersamaan, seperti gotong-royong membersihkan kampung atau fasilitas umum. “Hal seperti itu lebih mulia ketimbang merayakannya dengan mengadakan dangdutan,” tandasnya. initasik.com|dzm

Komentari

komentar