Budi Budiman | Milah/initasik.com
Informasi

Banyak Kompleks Perumahan Baru, Budi Budiman: Lahan Pertanian tidak Tergerus

initasik.com, informasi | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, membeberkan alasan kenapa di era kepemimpinannya banyak membuat jalan baru, seperti jalan lingkar dari Jl. Letjen Mashudi tembus Karangresik yang saat ini sedang digarap.

Salah satu alasannya adalah untuk membuka akses pembangunan perumahan. Ia berdalih, hal itu dilakukan untuk pemerataan. “Kalau hari ini banyak bermunculan perumahan, tidak berarti lahan pertanian tergerus,” ujarnya usai menghadiri acara pameran perumahan, di salah satu pusat perbelanjaan, Jumat, 1 Desember 2017.

Menurutnya, pemerintah sudah menetapkan daerah-daerah untuk permukiman, industri, dan area terbuka hijau, termasuk lahan pertanian berkelanjutan. Acuannya ada rencana detail tata ruang.

“Tidak mungkin kami mengeluarkan izin kalau tidak sesuai dengan tata ruang yang ada. Kami tidak berani, karena itu pidana kalau mengeluarkan izin perumahan tanpa menyesuaikan dengan peraturan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, dalam satu kesempatan, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya, Deddy S.B, menyebutkan, di kota ini setiap tahunnya sebanyak 27,22 hektar lahan produktif dialihfungsikan jadi perumahan, tempat dagang dan lainnya.

“Jelas ada dari dampak alih fungsi lahan pertanian. Banyak yang membangun perumahan di lahan produktif,” tandasnya.

Menurutnya, saat ini total lahan yang bisa ditanami padi ada 5.960 hektar dengan hasil padi rata-rata 9,2 ton per hektar. Jumlah sebanyak itu tidak menutupi kebutuhan beras. Dari kebutuhan 70 ribu ton per tahun, yang bisa dipenuhi baru sekitar 48 ribu ton sampai 50 ribu ton. [Milah]