Keluarga

Banyak yang Tidak Sadar Punya Penyakit Hati

 

Kota Tasik | Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), KH Aceng Zakaria, mengatakan, banyak orang yang tidak sadar dengan penyakit hati yang ada dalam dirinya. Beda dengan penyakit fisik. Saat sakit gigi, misalnya, dia sadar sedang sakit gigi. Tapi adakah yang sadar kalau dirinya sombong?

“Saya sudah sekitar 50 tahun jadi mubalig, belum pernah ada yang datang ke rumah untuk ditensi kadar takaburnya,” ujarnya saat memberikan tausiah dalam peresmian Klinik Pratama Aminullah di Pesantren Persis Benda, Kota Tasikmalaya, Kamis, 6 Oktober 2016.

Beda halnya dengan penyakit jantung atau gula darah, misalnya. Si penderita dengan sadar mau periksa rutin ke dokter. Cek kadar gula darah dan sebagainya. Ia menjelaskan, mereka yang sedang sakit fisik akan senang kalau ditengok, apalagi membawa makanan.

Tapi tidak demikian dengan orang yang terindikasi punya penyakit hati, seperti pelit. “Kawartoskeun akang teh gaduh panyawat koret. Tos sabaraha lami manawi? Punten nembe tiasa ngalongok. Ieu manawi landongna, anu koret musuh Alloh. Pasti ngamuk geura, lain atoh,” tuturnya disambut tawa hadirin.

Menurutnya, untuk mengobati penyakit hati obatnya adalah Alquran. Di dalam kitab suci itu sudah dijelaskan bagaimana seharusnya kondisi hati. “Kenapa Nabi Muhammad Saw selalu sehat? Karena beliau pandai mengelola hati. Disebut gila tidak marah. Kita, kalau ada yang menjelek-jelakkan kita pasti sakit hati sampai sudah tidur,” paparnya. initasik.com|shan

 

Komentari

komentar