Peristiwa

Baru Buka Empat Hari, Toko Eiger Digasak Maling

Kota Tasik | Toko Eiger di Jl. Tentara Pelajar, Kota Tasikmalaya, dijebol maling, Selasa, 27 Oktober 2015, malam. Pencuri yang diduga lebih dari dua orang itu menggondol puluhan tas, dompet, dan barang-barang elektronik.

Dedy Lesmana, supervisor Eiger, menceritakan, ia mengetahui tokonya disatroni pencuri pada pukul setengah enam pagi tadi. Rolling door terbuka sedikit. Pintu kaca pun sudah tak terkunci. Setelah dilihat ke dalam, barang-barang yang digantung di backwall tidak ada. Ia segera lapor polisi.

Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi dari Polres Tasikmalaya Kota langsung mengidentifikasi, mencari sidik jari. Namun ada yang mengherankan. Pintu kaca dan rolling door terbilang utuh. Tak ada bekas congkel-mencongkel. Hanya keramik di bawah pintu kaca yang rusak. Pencuri merusak keramik itu karena tidak bisa membuka kunci. Diduga, mereka punya kunci duplikat rolling door.

“Kalau yang pegang kunci hanya saya. Tadi malam saya tutup jam setengah sepuluhan. Semua pintu dikunci. Pintu belakang pun digembok. Tapi itu tidak rusak. Masih utuh,” ujar Dedy kepada polisi di TKP, Rabu, 28 Oktober 2015.

Toko dua lantai itu resmi dibuka pada Sabtu, 24 Oktober 2015, kemarin. Rencananya, besok atau lusa, akan dipasang CCTV. Nahas, pencurian keburu terjadi. Pencuri melucuti barang-barang yang ada di lantai satu, sedangkan di lantai dua, tempat pakaian dan sandal, tidak dijamah.

Selain tas dan dompet, maling pun menggasak satu unit komputer, dan beberapa barang elektronik yang ada di meja kasir. Salah seorang karyawan Eiger menyebutkan, tas-tas yang dicuri itu paling murah harganya Rp 200 ribu, dan paling mahal Rp 1,4 juta.Diperkirakan kerugian mencapai Rp 80 juta. initasik.com|shan

Komentari

komentar