Peristiwa

Batu Ini Bisa Berputar. Percaya?

Kota Tasik | Bentuknya mirip batu sungai. Persis. Panjangnya sekitar 20 cm, lebar 7 cm. Berat kira-kira 2 kg. Tidak ada yang tampak istimewa dengan fisiknya. Sepertinya memang batu sungai. Kalau disimpan di pinggir jalan atau di mana saja, pasti akan dicampakkan orang. Dibiarkan begitu saja.

Tapi jika tahu batu itu bisa berputar sendiri, ceritanya mungkin akan berbeda. Batu tersebut bisa dianggap macam-macam. Malah disalahgunakan. Bagaimana tidak? Batu itu bisa memutarkan orang yang menginjaknya.

Orang-orang yang menginjak batu tersebut dengan posisi jongkok atau berdiri, akan dibuat heran. Tak lama setelah dijongkoki, batu perlahan bergerak, kemudian berputar. Kadang lambat, kadang cepat. Arahnya tak menentu. Ke kiri dan ke kanan.

“Dari 100 orang yang menginjak batu itu, sebanyak 95 orang pasti dibuat berputar. Sisanya tidak. Saya sendiri tidak tahu mengapa batu itu bisa bergerak sendiri kalau diinjak,” ujar pemilik batu, warga Kota Tasikmalaya.

Ia mengaku, batu tersebut pemberian dari gurunya di pesantren. Enam tahun lalu. Awalnya ia menolak. Tapi setelah dipaksa, akhirnya diterima. Itu juga perlu waktu satu tahun. “Sejak dulu saya tidak suka hal-hal yang akan menjerumuskan pada kemusyrikan, seperti keris, isim, susuk, dan sebagainya. Kenapa akhirnya saya terima batu itu, karena kata guru, terima saja sebagai bentuk hormat kepada guru,” tuturnya.

Saat initasik.com berbincang dengannya, beberapa orang mencoba menjongkokinya. Ternyata benar. Batu berputar sendiri. Memutarkan orang yang ada di atasnya. Gerakan awalnya perlahan, kemudian agak cepat. Bergerak ke kiri dan ke kanan.

“Saya tidak mau berpikir macam-macam. Batu ini bergerak, karena kekuasaan Allah SWT. Itu saja. Sampai sekarang saya tidak pernah menggunakan untuk macam-macam. Hanya untuk hiburan. Takut nanti orang-orang percaya dan yakin pada batu itu. Takut meleset akidahnya,” tandasnya. initasik.com|ashani

Komentari

komentar