Video

Beberapa PNS Kota Tasikmalaya Malah Asyik Main Ponsel


initasik.com | Di saat Pemerintah Pusat tengah fokus mereformasi birokrasi, di saat Pemerintah Pusat ingin membangun pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien, di saat masyarakat menuntut pelayanan publik yang maksimal, di saat nilai akuntabilitas kinerja masih jeblok, di saat inefisiensi penggunaan anggaran hampir Rp 400 triliun

Beberapa PNS Kota Tasikmalaya malah asyik main ponsel saat digelar evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, di aula Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya, Sabtu, 21 Oktober 2017 . Mereka tidak memerhatikan Sekretaris Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB, Didid Noordiatmoko. Ada yang selfie, ngobrol, malah tertidur. Padahal, dalam kesempatan tersebut dipaparkan banyak hal penting.

Didid Noordiatmoko: “Kalau selama ini ibu bapak masih merasa bekerja dengan tenang, tidak merasa dikejar-kejar, berarti reformasi birokrasi di Kota Tasikmalaya belum berjalan.” Ia menyebutkan, nilai akuntabilatas kinerja instansi pemerintah, mulai Kementerian sampai pemerintahan kota/kabupaten banyak yang di bawah 70. Diindikasi, ada hampir Rp 400 triliun anggaran yang tidak efektif dan efisien, tepatnya Rp 392,87 triliun .

Ada pemda di Jawa Barat yang membuat anggaran pengadaan komputer senilai Rp 250 juta. Namun, dana untuk beli komputernya hanya Rp 50 juta. Selebihnya, Rp 200 juta, dipakai untuk biaya honor hingga studi banding.

Didid Noordiatmoko: “Banyak kegiatan yang tidak nyambung dengan prioritas pembangunan. Yang terjadi hari ini banyak pemborosan anggaran.” Itu terjadi karena tidak jelasnya hasil yang akan dicapai, ukuran kinerja tidak jelas, tidak ada keterkaitan antara kegiatan dengan sasaran, dan rincian kegiatan tidak sesuai dengan maksud kegiatan.[tim]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentari

Komentari