Peristiwa

Bekerja di Hari Raya, Petugas Kebersihan Hanya Diberi Upah Lebih Rp 11.000

initasik.com, peristiwa | Lebaran, sejatinya menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga. Bersuka cita merayakan Hari Raya. Namun, tidak demikian dengan beberapa petugas kebersihan di Kota Tasikmalaya.

Di Hari Raya Idul Fitri ini mereka tetap bekerja. Kosim, salah seorang petugas tenaga harian lepas di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, mengaku sudah empat tahun tidak merasakan kumpul bersama keluarga di momentum hari lebaran.

Sejak malam takbiran sampai beres salat id ia bersama beberapa rekannya tetap bekerja untuk membersihkan Kota Tasikmalaya dari sampah. “Saya meninggalkan keluarga dari kemarin malam, dan mungkin baru bisa pulang nanti pukul dua siang, setelah bersih,” ujarnya saat diwawancara di sela membersihkan sampah bekas salat id di area Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu, 5 Juni 2019.

Sebenarnya Kosim merasa sedih tidak bisa kumpul dengan keluarga di saat Hari Raya, karena harus menjalankan tugas. Namun, pengorbanan tidak kumpul dengan keluarga ini tidak setimpal dengan perhatian yang diberikan pemerintah.

Selama menjalankan tugas di Hari Raya ini, dalam sehari ia hanya dibayar Rp 75 ribu. Sementara di hari-hari biasa, sebagai tenaga harian lepas ia diupah Rp 64 ribu per hari. Itu berarti, selama lemburnya ia diberi bayaran lebih hanya Rp 11 ribu. Kosim kecewa. Ia berharap ada perhatian lebih dari pemerintah. [jay/initasik.com]