Peristiwa

Berada di Pusat Kota, Cihideung Terluas Kawasan Kumuh

Kota Tasik | Kendati berada di pusat Kota Tasikmalaya, Kecamatan Cihideung ternyata merupakan daerah dengan kawasan kumuh terluas. Totalnya mencapai 60,23 hektar. Itu berada di Kelurahan Argasari (3,78 ha), Cilembang (35,77 ha), dan Nagarawangi (22,76 ha).

Angka itu dipaparkan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, saat menggelar pertemuan di Hotel Santika, Senin, 8 Juni 2015. Turut hadir; anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Monoarfa beserta istri yang juga anggota DPR RI Nurhayati, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Agus Wahyudin, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, dan unsur muspida lainnya.

Budi memaparkan, sebaran kawasan kumuh di kota ini terbilang banyak. Dan itu menjadi indikator sebagai kota termiskin di Jawa Barat. Selain Cihideung, kecamatan lain pun sama. Kawasan kumuhnya luas.

Kecamatan Mangkubumi mencapai 48,26 hektar, Tawang 35,10 hektar, Indihiang 34,15 hektar, Cipedes 29,99 hektar, Kawalu 20,12 hektar, Bungursari 7,32 hektar, dan Tamansari 33,18 hektar. Total kawasan kumuh di Kota Tasikmalaya tercatat 276,17 hektar. Namun, dalam data yang disajikan Budi tidak termasuk Kecamatan Purbaratu dan Cibeureum.

Untuk mengatasi itu, Budi menyampaikan, pemkot sudah membuat rencana pendanaan penanganan kawasan kumuh di Kota Tasikmalaya yang tersebar di 18 kelurahan. Untuk enam tahun ke depan, mulai 2016 sampai 2021, total anggaran yang diperlukan Rp 121 miliar. “Mudah-mudahan ada program dari kementerian yang bisa kami serap,” harap Budi. initasik.com|shan

Komentari

komentar