Etalase

Berawal dari Iseng, Dede Yanti Panen Manisnya Madu Lebah Ternak

initasik.com, etalase | Dede Yanti, warga Sindangsuka, Gununggede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, sudah belasan tahun membudi daya lebah. Sejak 1999. Awalnya iseng, ternyata hasilnya di luar dugaan.

Lebah-lebah yang diternak itu didapat dari hutan, kemudian di dipindahkan
ke dalam kotak berukuran 30 x 40 cm.  Di dalamnya dipasang beberapa sekatan dari kayu untuk tempat bersarang lebah.

Ia mengaku, awalnya hanya iseng. Saat pergi ke hutan dapat lebah, lalu dibudi daya. Setelah berhasil, ia menambah sarang lebahnya. Kini sudah mencapai ratusan kotak
yang ia simpan di sekitar rumah dan kebunnya.

Meski pekerjaan tersebut sangat menantang dan kebanyakan dilakukan kaum lelaki, namun ia tak mau kalah. Kerja kerasnya membuahkan hasil manis. Madu yang dihasilkannya tak sulit dipasarkan. Banyak yang langsung datang ke rumahnya.

Kini, selain untuk mengambil madunya, Dede juga memanfaatkan lebah-lebah tersebut untuk terapi pengobatan berbagai penyakit. Sengatan lebah dipercaya bisa membantu penyembuhan. [TS]