Peristiwa

Bergembira di Pekan Inspirasi Tasikmalaya

Kota Tasik | “Hey, ada badut!” seorang anak sontak berteriak saat melihat si Dombi, badut domba, yang muncul di antara kerumunan anak yang sedang bermain di aula Pendopo Lama Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Minggu, 1 November 2015.

Ia dan beberapa anak lainnya langsung menghampiri si badut. Ada yang mengajaknya bersalaman, ada juga yang hanya menggaruk-garuk pantat si badut. Mereka tampak gembira. Keceriaan menyeruak dalam acara “Pekan Inspirasi Tasikmalaya” yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu, 31 Oktober s.d. 1 November 2015.

“Acara ini diadakan untuk mengenalkan Kelas Inspirasi dan merekrut relawan-relawan Kelas Inspirasi. Hari ini khusus untuk anak-anak, bermain, dan mengenalkan beberapa permainan tradisional. Kalau  kemarin acaranya seminar yang pesertanya anak SMA dan mahasiswa,” ujar salah seorang relawan Kelas Inspirasi Tasikmalaya, Sugih Riyanto. Selain seminar pendidikan, “Pekan Inspirasi Tasikmalaya” diisi juga donor darah, cek kesehatan gratis, pengenalan permainan tradisional, dongeng interaktif, dan pameran foto.

Menurutnya, Kelas Inspirasi merupakan gerakan para profesional yang membagikan ilmu dan pengalamannya kepada anak-anak sekolah dasar (SD). Selama sehari mereka menaburkan mimpi dan membuka ruang inspirasi anak akan banyak hal.

“Materinya disesuaikan dengan pekerjaan relawan. Misalnya saya bergerak di bidang administrasi, ilmu yang dibagikan seputar itu. Selama ini, kalau anak-anak ditanya cita-cita, mereka menjawab dokter, pilot, polisi, atau lainnya. Jarang ada yang menyebut cita-cita administrator, misalnya,” tutur Sugih.

Sampai saat ini, Kelas Inspirasi yang mengusung tagline “Bangun Mimpi Anak Indonesia” itu sudah dilakukan sebanyak 122 kali di 94 kota di Indonesia. “Kalau di Tasikmalaya, di kota dan kabupaten, tahun 2014 kemarin kami sudah mengajar di delapan SD, sedangkan tahun ini di sepuluh SD,” sebutnya. initasik.com|shan

Komentari

komentar