Rumah Mak Sukmi sebelum dan sesudah direnovasi | Dan/initasik.com
Humaniora

Berkah Angin Puting Beliung Bagi Mak Sukmi


initasik.com, humaniora | Angin puting beliung yang terjadi pada 30 November 2017 lalu ternyata membawa berkah bagi Mak Sukmi. Setelah rumahnya porak-poranda oleh angin kencang, nenek yang tinggal sendirian di pelataran sawah Cikujang, Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, sejak 1983, itu mendapat bantuan dari LAZIS PLN Area Tasikmalaya.

Rumahnya dibangun ulang. Jauh lebih baik dari sebelumnya. Bahkan sekarang sudah ada aliran listrik. Sebelumnya, selama berpuluh tahun, saat malam tiba ia hanya diterangi lampu teplok. Kini, rumahnya sudah terang benderang. “Sadayana kenging tina bantosan ti LAZIS PLN,” ujar Mak Sukmi semringah.

Ia bersyukur atas semua nikmat dan berkah dari musibah yang terjadi. Selain menerima bantuan rehab rumah dan akses listrik, Mak Sukmi juga menerima bantuan perlengkapan rumah tangga. Salah satunya kasur lantai dan juga karpet busa.

Moal liren ngahaturkeun, kasep. Sing paranjang yuswana, sing arageung milikna, sing dipaparin kasehatan sareng kasalametan. Hapunten emak henteu tiasa nyuguhan waktos nuju ngabangun, hapuntena ti ema kasadayana. Sakali deui hatur nuhun,” tuturnya.

Baca juga: Hidup Sebatang Kara, Mak Sukmi Tinggal Bersama Lampu Teplok

Terpisah, Manajer LAZIS PLN Area Tasikmalaya, Entis Suarsa, mengatakan, bantuan kepada Mak Sukmi merupakan salah satu penyaluran uang zakat pegawai muslim PLN yang dikoordinir oleh PLN Pusat, kemudian dibagikan ke tiap daerah.

Menurutnya, LAZIS PLN mempunyai lima program bidikan dalam penyaluran uang zakat, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan sosial kemanusiaan. “Selain bantuan kepada Mak Sukmi, kita juga membantu rumah-rumah yang terkena gempa kemarin. Ada juga khitanan massal, pembangunan sarana ibadah, bantuan usaha, dan beasiswa pendidikan,” terang Entis. [Dan]

 

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?