Inspirasi

Bermodal Tabungan Semasa Kuliah, Andri Sukses Buka Kafe di Kampung

initasik.com, inspirasi | Menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS) atau menempati posisi penting dalam sebuah perusahaan ternama, bisa jadi impian banyak orang. Namun, itu tak berlaku bagi Andri Setia Nurtama, alumnus Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya.

Berbekal tabungan ketika menjadi Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi, Andri membuka usah sendiri. Buka kafe. Bukan di pusat kota, tapi di kampung, tepatnya Kampung Cimipir, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya.

Diwawancara initasik.com di sela kesibukannya, Andri menceritakan awal dari munculnya ide membuka usaha tersebut. “Sebenarnya saya ini tukang nongkrong. Ketika kuliah hampir setiap malam saya dan teman-teman nongkrong di kafe atau warung kopi. Ketika lulus muncullah ide membuat kafe ini. Bersyukur, saya masih punya tabungan ketika kuliah,” paparnya.

Ia menyebutkan, perkembangan teknologi menjadi alasan dia membuka kafe di pedesaan. “Sekarang teknologi sudah maju. Tidak hanya orang kota, orang desa pun sudah menggunakan  gadget. Informasi jadi cepat sampai. Tentu saja akan mempengaruhi gaya anak muda. Kafe dengan ciri khas makanannya, bukan saja digandrungi orang kota, tapi juga orang desa. Buktinya, mereka tidak asing dengan menu makanan yang ada di sini,” tuturnya.

Menurutnya, menjadi pengusaha itu tak mesti di pusat kota. Di pedesaan pun asal mau menjalaninya dengan sungguh-sungguh, pasti akan berhasil. Selain itu pintar melihat peluang dan selalu berinovasi. Ditanya soal penghasilan, dalam satu bulan omzet usahanya mencapai Rp 20 juta lebih. “Mudah-mudahan ke depan lebih dari ini, atau minimal bertahan,” harapnya. [Feri]