Peristiwa

Biaya SIM Motor Hanya Rp 100 Ribu

Kota Tasik | Biaya pembuatan Surat izin Mengemudi (SIM) ternyata tidak semahal yang dikira. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010, biaya administrasi untuk pembuatan SIM itu mulai Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

SIM motor, misalnya. Tarifnya hanya Rp 100 ribu untuk SIM baru. Kalau perpanjangan cuma Rp 75 ribu. Sedangkan mobil, mulai SIM A sampai SIM B 2 umum hanya Rp 120 ribu, dan perpanjangannya Rp 80 ribu. Kalau yang Rp 250 ribu itu untuk pembuatan SIM Internasional, dan yang Rp 50 ribu untuk SIM D (khusus penyandang cacat).

Baur SIM Polres Tasikmalaya Kota Kohar menjelaskan, untuk membuat SIM pemohon terlebih dahulu harus cek kesehatan dan identifikasi sidik jari. Setelah bayar ke bank, pemohon ikut tes tertulis dan tes praktik.

“Kalau tes teorinya tidak lulus, akan diulang dua minggu kemudian. Tidak lulus lagi, diulang lagi. Kalau yang ketiga kalinya masih tidak lulus, uang yang disetorkan ke bank akan dikembalikan lagi. Tes praktiknya dilakukan kalau tes teorinya dinyatakan lulus, dan pembuatan SIMnya kalau lulus tes praktik” ujar Kohar, Jumat, 29 Mei 2015.

Namun, berdasarkan pantauan initasik.com, siang tadi, para pemohon SIM mengaku membayar lebih mahal dari ketentuan di atas. Yang paling murah Rp 200 ribu untuk perpanjangan SIM motor.

Dari tujuh orang pemohon yang ditanya usai membuat SIM, rata-rata membayar Rp 300 ribu lebih. Tarifnya ternyata beda-beda. Ada yang Rp 310 ribu, ada juga yang bayar Rp 350 ribu. Lantas, kenapa mereka mengambil jalan pintas itu, meski harus bayar lebih mahal? Alasannya seragam; tidak mau ribet. “Sodara saya dua kali ikut tes teori tapi tidak lulus. Akhirnya nembak,” ujar salah seorang pemohon yang enggan menyebutkan namanya.

Dikonfirmasi soal itu, Kohar malah menjawab, “Bawa orangnya (yang tujuh orang itu) ke sini.” initasik.com|shan

Komentari

komentar