Informasi

Bila Ditinggalkan Semua Guru Honorer, Sekolah di Kabupaten Tasik Bisa Bubar

initasik.com, informasi | Keberadaan guru honorer di Kabupaten Tasikmalaya tidak bisa dipandang sebelah mata. Peran mereka dalam menjaga agar proses mengajar belajar tetap berjalan, sangat besar.

Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir, mengatakan, jika sekolah ditinggalkan oleh para guru honorer, pasti sekolah tersebut bisa bubar. “Hanya tinggal bangunan dan muridnya saja. Tidak ada gurunya,” jelas Kodir usai menghadiri pelantikan pejabat administrator Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, di aula pendopo lama, Selasa, 3 Juli 2018.

Ia menyebutkan, dari ribuan sekolah di Kabupaten Tasikmalaya, banyak di antaranya yang didominasi guru honorer, sementara guru PNSnya hanya satu dua orang. Idealnya, satu sekolah ada sembilan guru PNS.

Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya akan terus menurun, karena tugas dan tupoksi guru honorer tidak mutlak. Sedangkan jika harus mengandalkan guru PNS, jumlahnya sangat terbatas.

“Kita sulit untuk melakukan pembinaan. Memang kita sering melakukan pembinaan, tapi yang namanya orang tidak dibayar, bagaimana kita mau bisa menuntut mereka untuk bekerja lebih bagus lagi atau mengejar kualitas kerja seperti PNS? Ngga tega,” ujar Kodir. [Eri]