Ilustrasi | Dok. initasik.com
Informasi

Bila Pendapatan Rp 397 Ribu per Bulan, Anda Termasuk Miskin

initasik.com, informasi | Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya menyebutkan indikator bagaimana seseorang disebut miskin atau berada di bawah garis kemiskinan. Salah satunya adalah tidak terpenuhinya kebutuhan 2.100 kalori per hari per orang.

Jika dikonversi ke rupiah, untuk pemenuhan 2.100 kalori, termasuk kebutuhan primer lainnya, adalah sebesar Rp 397,215 per orang per bulan. Itu untuk tahun 2016. Dari tahun ke tahun angka standarnya berubah. Selalu naik. Terpengaruh inflasi.

Adih Kusnadi, kasi Statistik Sosial BPS Kota Tasikmalaya, menjelaskan, sepintas nominal sebesar itu termasuk kecil. Hanya Rp 397,215 per bulan. Apalagi upah minimum Kota Tasikmalaya sudah di atas Rp 1,5 juta.

“Menghitungnya begini. Kalau di rumah ada empat orang; ayah, ibu, dan dua orang anak, sementara yang bekerja hanya ayahnya, berarti Rp 397,215 itu dikali empat. Berapa totalnya? Kalau ternyata penghasilan ayah sebagai tulang punggung keluarga di bawah jumlah total itu, maka mereka termasuk miskin. Berada di bawah garis kemiskinan. Apalagi jika anggota keluarga lebih dari empat orang, dan yang bekerja hanya ayahnya,” papar Adih.

Baca: Angka Kemiskinan Kota Tasik (Masih) Tertinggi di Jawa Barat

Menurutnya, di Kota Tasikmalaya masih banyak warga yang penghasilan bulanannya di bawah Rp 397,215. Totalnya ada 102 ribu lebih warga dari jumlah penduduk Kota Tasikmalaya sekitar 659 ribu jiwa atau 15,60 persen. Karenanya, Kota Tasikmalaya menjadi daerah dengan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Barat. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?