Gerai McD di Jl. KH. Zainal Musthafa Kota Tasikmalaya | Milah/initasik.com
Peristiwa

Boikot Produk-produk Pendukung Israel


initasik.com, peristiwa | Ribuan umat Islam Kota Tasikmalaya menggelar aksi unjuk rasa menentang pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerussalem sebagai ibu kota Israel, Kamis, 14 Desember 2017.

Mereka berjalan kaki sepanjang Jl. KH. Zainal Musthafa sambil meneriakkan takbir dan membentangkan spanduk-spanduk kecaman. Bahkan, foto Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diinjak-injak, sekaligus dengan bendera Amerika dan Israel.

Dalam aksi tersebut mencuat pula ajakan memboikot produk-produk yang disebut-sebut sebagai pendukung Isreal, seperti McDonald’s dan KFC. Saat unjuk rasa berlangsung, dua gerai waralaba itu menutup usahanya dan dijaga polisi.

Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengembangan Umat, Ustaz Undang Hasanudin, mengatakan, salah satu upaya konkret dalam melawan kejahatan Amerika Serikat dan sekutunya adalah melakukan pemboikotan produk-produk mereka.

“Kalau ditanya sikap kita dan harus apa setelah ini, maka yang harus kita lakukan adalah dengan memboikot semua produk Amerika Serikat dan Israel,” ajaknya di sela aksi unjuk rasa.

Hal senada ditegaskan Ketua Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya, Ustaz Hilmi Afwan. “Boikot produk-produk pendukung Yahudi adalah bagian dari jihad ekonomi. Satu rupiah uang kita yang dibelanjakan pada prodak-prodak mereka, itu satu peluru menghantam umat Islam,” tandasnya.

Menurutnya, jika pemboikotan produk-produk itu terus dilakukan, mereka akan kolaps dan ekonomi umat Islam akan bangkit. Dampak positifnya bakal luar biasa. Ekonomi Indonesia kembali bergeliat.

Pimpinan Ma’had Ihya Assunnah Tasikmalaya, Ustaz Maman Suratman, mendukung aksi pemboikotan tersebut. Ia menjelaskan, memboikot produk-produk yang nyata-nyata mendukung penjajahan adalah bagian dari upaya melawan kezaliman.

“Apa saja yang bisa kita lakukan untuk melakukan pemboikotan, lakukan itu. Paling tidak kita sudah mengambil langkah konkret yang bisa kita lakukan dalam melawan kezaliman. Itu perlu dilakukan untuk melawan kecongkakan mereka,” tandasnya. [Milah]

 

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?