Informasi

BPJS Kesehatan Kejar Penunggak Iuran Bulanan


initasik.com, informasi | BPJS Kesehatan akan terus mengejar para peserta yang menunggak iuran bulanan. Berbagai upaya dilakukan, mulai menyebar kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga sosialiasi soal bakal dipersulitnya membuat dokumen kependudukan yang akan dimulai pada 1 Januari 2019 mendatang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Dwi Desiana, mengatakan, selain menyebar kader JKN, untuk mempermudah peserta BPJS Kesehatan membayar premi, pihaknya akan menambah saluran pembayaran secara online, hingga melakukan autodebet pembayaran kelas 1,2, dan 3 melalui rekening.

Menurutnya, banyak warga Kabupaten Tasikmalaya yang tidak disiplin dalam membayar iuran. Mereka hanya membayar ketika butuh berobat. Setelah sembuh, premi diabaikan. Peserta yang seperti itu jumlahnya mencapai 37 persen dari sekitar 900 ribu peserta BPJS Kesehatan asal Kabupaten Tasikmalaya.

Dwi mengaku, sampai saat ini tidak diketahui alasan pastinya kenapa seperti itu. Namun pihaknya dipastikan bakal kembali mengejar nasabah yang tidak disiplin dalam pembayaran iuran bulanan.

“Memang banyak yang tidak disiplin dalam pembayaran preminya. Harapannya mereka bisa disiplin dalam membayar premi, karena memang ketika butuh masyarakat sendiri yang kelimpungan,” tutur Dwi dalam dengar pendapat dengan Komisi 4 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, belum lama ini. [Kus]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?