Budi Budiman | Jay/initasik.com
Birokrasi

Budi Budiman Minta Kasus-kasus Menimpa Anak tidak Dibuka Semua

initasik.com, birokrasi | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, meminta kasus-kasus yang menimpa anak tidak semuanya dibuka ke publik. Salah satu pertimbangannya, masa depan anak harus diselamatkan.

“Mereka (para korban) harus diamankan. Diberikan pembinaan psikologis agar kembali seperti semula,” ujarnya dalam dalam workshop dan rapat koordinasi lembaga perlindungan anak Kota Tasikmalaya, di salah satu hotel, Kamis, 16 November 2017.

Menurutnya, ada kasus-kasus tertentu yang tidak selayaknya dipublikasikan melalui media massa atau yang lainnya. Misalnya korban sodomi. Selain kabarnya tidak bagus, ada banyak faktor yang harus jadi pertimbangan untuk tidak diberitakan.

“Masa depan anak jangan sampai terganggu. Mereka harus harus normal kembali, dan tidak punya trauma. Kita harus memberikan pembinaan. Makanya ada hal-hal tertentu yang tidak boleh dibuka ke publik,” tandasnya.

Baca juga: Menanti Implementasi Perda 8/2015; Ada 60 Kasus Anak di Kota Tasik Sepanjang 2017

Terkait banyaknya kasus yang menimpa anak-anak, Budi mengajak semua pihak terkait untuk mencari solusi, sehingga angkanya bisa ditekan sekecil mungkin. Ia juga menaruh harapan kepada Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Tasikmalaya dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?