Peristiwa

Budi Semringah Saat Uji Coba Penerbangan Komersial di Lanud Wiriadinata

 

Kota Tasik | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, terlihat sangat semringah saat uji coba penerbangan perdana Wings Air ke Lanud Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Senin, 17 Oktober 2016. Mukanya berseri-seri.

Berkali-kali Budi melontarkan guyonan, seperti mengajak Heri Ahmadi, politisi, untuk segera naik pesawat karena kuncinya sudah ia pegang. Atau saat ia difoto di tangga pesawat bersama Ketua DPRD Agus Wahyudin sambil melambaikan tangan dan membaca labbaik allahumma labbaik, mirip yang naik haji.

Bukan hanya muspida yang hadir dalam acara tersebut. Dua putri Budi pun turut datang. Yang satu berkerudung dan celana jeans, satu lagi pakai kaos lengan panjang plus jeans ketat. Pakaiannya tidak sejalan dengan semangat dengan Perda Tata Nilai. Mereka berbaur dengan hadirin. Ikut foto-foto juga. Jadi mirip acara keluarga, meski sebenarnya itu agenda kedinasan.

Ambisi Budi agar kota ini memiliki bandara komersial kian dekat pada kenyataan. “Harapan kami, kalau (lanud) ini sudah jadi landasan sipil akan berbanding lurus dengan masuknya investasi ke Tasikmalaya,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia, saat ini investasi di Kota Tasikmalaya masih lemah. Malah, Budi menyebut kota ini terisolir. “Ke Jakarta, perjalanan darat bisa sampai tujuh jam. Sekarang dengan pesawat terbang bisa sampai 40 menit – 45 menit. Ke (bandara) Halim. Aksesnya bisa ke mana-mana. Jadi kalau kita ada event nasional atau internasional, kita tidak sulit lagi,” dalihnya.

Ia meyakini, jika nanti bandara komersial sudah dibuka, itu akan berdampak pada peningkatan ekonomi di Kota Tasikmalaya, umumnya wilayah Priangan Timur. “Ini solusi untuk membangkitkan ekonomi Priangan Timur,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Operasional Wings Air, Capt. Redi Irawan, mengaku belum tahu pasti kapan akan mulai dibuka penerbangan Jakarta-Tasikmalaya. “Semoga tahun ini bisa mulai,” ujarnya.

Untuk sementara, kalau nanti sudah keluar izin dari Kementerian Perhubungan, pesawat yang akan digunakan adalah ATR 72. Rencananya ia akan membuka penerbangan tiap hari. “Belum tahu. Mungkin di atas Rp 500 ribu atau di bawah itu,” jawabnya saat ditanya kisaran harga tiket pesawat. initasik.com|shan

 

Komentari

komentar