Peristiwa

Buka Koperasi, Siswa tak Harus Lagi Jalan Kaki 500 Meter

Kabupaten Tasik | Kini, murid SMPN 1 Taraju Kabupaten Tasikmalaya tak perlu lagi jalan kaki sejauh 500 meter untuk membeli buku atau alat tulis lainnya, karena di sekolah mereka sudah ada koperasi siswa.

Sebelum ada koperasi, karena sekolah tersebut berada berada di perkebunan teh, para siswa harus jalan kaki menuju toko yang ada di pinggir jalan raya. Tapi kini, hal itu tidak perlu dilakukan lagi.

Mereka sudah punya koperasi siswa di ruangan ukuran 2 x 7 m2 yang sebelumnya dipakai untuk menyimpan peralatan kesenian. Di dalam ruangan itu semua barang tersusun rapih di atas dan di dalam etalase yang terbuat dari kayu. Sebagian tergantung di dinding.

Dani Gunawan, ketua Osis SMPN 1 Taraju, mengatakan, konsep koperasi sekolah sebenarnya sudah digagas sejak semester pertama, tapi baru direalisasikan baru-baru ini. Di koperasi tersebut bukan hanya menjual alat tulis, tapi juga makanan dan cenderamata karya siswa. Respons siswa pada koperasi itu sangat baik. Bahkan sudah ada beberapa siswa yang siap memasok hasil dari karya mereka.

Dani menjelaskan, pengelolaan koperasi sepenuhnya dipegang oleh pengurus OSIS. Hasil keuntungannya semua masuk ke kas OSIS. Bila sudah terkumpul, salah satunya akan digunakan untuk segala kegiatan sekolah dan kegiatan sosial.

“Sebelumnya dari setiap kegiatan yang diselenggarakan sekolah maupun OSIS, biasanya siswa dituntut untuk memberikan sumbangan dengan nilai yang sudah ditentukan. Setelah adanya koperasi siswa diharapkan bisa menutupi biaya dari semua kegiatan sekolah, sehingga siswa tidak lagi udunan,” tutur Dani seraya menambahkan, koperasi siswa tersebut berdiri atas dorongan kepala sekolah dan para guru yang luar biasa. initasik.com|ahmad

Komentari

komentar