Peristiwa

Buka MTQ, Wali Kota Tasik: Syiar Islam Penyeimbang Pembangunan

initasik.com, peristiwa | Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-12 Tingkat Kota Tasikmalaya berlangsung meriah. Beragam kegiatan disuguhkan. Mulai pawai taaruf, bazar, hingga penampilan seni Islami.

“Saya ingin gebyar untuk kegiatan-kegiatan agama semacam ini, karena saya yakin kalau kita menghadirkan nilai-nilai agama, syiar, dakwah di Kota Tasikmalaya akan beriringan dengan keberkahan bagi Kota Tasikmalaya,” tutur Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, saat membuka MTQ ke-12, di Alun-Alun Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu, 10 Juli 2019, malam.

Menurutnya, pemerintah Kota Tasikmalaya selalu konsisten dalam penyelenggaran kegiatan-kegiatan agama selalu meriah. Itu dilakukan untuk mewujudkan cita-cita Kota Tasikmalaya yang religius, maju, dan madani, serta penyeimbang pembangunan.

“Dengan kegiatan yang seimbang akan menghasilkan Kota Tasikmalaya yang sejahtera dan penuh keberkahan. Pembangunan Kota Tasikmalaya patut kita syukuri, tidak hanya bangga dengan pembangunan infrastrukturnya, tetapi yang terpenting pembangunan suprastruktur, mental, karakter,” tutur Budi.

Ia menegaskan, misi utama dalam pembangunan Kota Tasikmalaya adalah pembangunan tata nilai. Menjaga nilai-nilai agama, budaya, dan bangsa. Kota Tasikmalaya memiliki julukan kota santri, kota pesantren, bahkan tidak sedikit orang-orang hebat yang lahir dari Kota Tasikmalaya.

Dia menargetkan, pada gelaran MTQ tingkat Jawa Barat selanjutnya, Kota Tasikmalaya harus menjadi juara umum. Penyumbang peserta terbanyak dari Jawa Barat untuk tingkat nasional. “Kemarin sempat turun satu level, dan harus menjadi bahan evaluasi. Semuanya harus ikut memberikan motivasi dan dukungan sehingga ini menjadi sebuah kebanggaan kita semua,” harapnya.

MTQ ke-12 ini diikuti 560 peserta dari 10 kecamatan dan dilaksanakan di 10 titik lokasi dengan mendatangkan 49 dewan hakim, termasuk 21 panitera. (millah/initasik.com)