Istimewa
Inspirasi

Bukan Lulusan IT, Riswanto Raup Puluhan Juta Rupiah dalam Satu Bulan

initasik.com, inspirasi | Jika Anda punya laptop atau PC yang ditunjang jaringan internet, cobalah lebih diberdayakan. Jangan hanya digunakan main Facebook atau chating tidak jelas. Mulailah membuat blog atau website. Urus itu. Isi kontennya. Lalu konsisten jalani itu.

“Biasanya tiga bulan. Rata-rata sudah berjalan tiga bulan mulai bisa menghasilkan uang. Tidak langsung besar memang, karena segalanya butuh proses,” ujar Riswanto, ketua Blogger Tasikmalaya saat berbincang dengan initasik,com, dalam satu kesempatan.

Untuk bisa mendulang uang besar di internet, ia menyarankan berguru pada yang sudah berhasil. Kalau belajar sendiri, prosesnya lama. Mirip mengaji. Kalau tidak ada gurunya, bisa salah jalan. “Setelah bisa, kita harus ulet. Jangan ingin mendapat hasil besar dalam waktu singkat,” tandasnya.

Ia mengaku mulai bersentuhan dengan dunia internet sejak 2012 akhir. Sebelumnya jadi marketing CD pembelajaran. Waktu itu sama sekali tidak tahu bagaimana cara membuat website. Ia bukan lulusan jurusan teknologi informasi (IT) atau semacamnya.

Tapi, temannya bisa membuat website. Itupun belum mahir. Bukan master IT. Cuma bisa membangun website alakadarnya. Laman buatan temannya itu ia tawarkan ke sekolah. Membuat situs profil lembaga.

“Sekolah pertama yang pesan adalah MAS YPPS Sukahurip, Ciamis. Waktu itu bukan sekolah besar. Jumlah siswanya saja semuanya sepuluh orang. Saya jual website dengan harga Rp 1,5 juta. Tapi bayarnya dicicil,” kenangnya.

Sejak saat itu ia semakin yakin kalau website bisa jadi uang. Namun, kendati menjual produk online, ia menawarkannya secara offline. Mirip jualan buku atau barang lainnya. Dari pintu ke pintu.

Usahanya itu dilakoni hampir setahun. Sejak 2013, ia belajar nge-blog. Punya website yang diurus sendiri. Tapi lagi-lagi yang buat websitenya bukan dia. Minta bantuan teman. “Awalnya tidak tahu sama sekali bagaimana membuat blog dan menghasilkan uang darinya,” ujarnya.

Lantaran semangat belajarnya tinggi, akhirnya ia bisa membuat website sendiri. Dari nol jadi mahir. Sekarang, situsnya sudah puluhan. Ada sekitar 30 website. Penghasilannya mencapai Rp 20 juta s.d. Rp 30 juta per bulan. Itu masih terbilang kecil. Orang lain ada yang mencapai ratusan juta.

“Cari uang di online mau dapat berapa itu tidak terbatas. Tergantung kerja keras dan tentunya rezeki,” terang suami Kory Gantini dan ayah satu putra itu.

Ia menyarankan, untuk mencapai hasil maksimal, dalam membuat website baiknya satu kategori. Misalnya web tentang otomotif. “Otomotif itu banyak. Ada motor atau mobil. Misalnya motor. Ada jenis dan merk, mau pilih mana? Misalnya pilih Yamaha, maka bahasa tentang bebek Yamaha. Itu jauh lebih bagus,” sarannya.

Sebenarnya itu dapat uangnya dari mana? “Iklan. Kalau website kita sudah bagus, artinya banyak pengunjungnya. Lalu kita daftarkan adsens atau yang lainnya untuk dipasangi iklan. Cari uang di website itu persis seperti kerja atau dagang. Kalau mau berhasil harus kerja keras dan pantang menyerah,” tandasnya. [Jay]