Keluarga

Bukan Uang yang Budi Khawatirkan, Tapi Akhlak

Kota Tasik | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengaku khawatir dengan masa depan anaknya. Perubahan zaman teramat cepat. Pergaulan bebas kian tak terkendali. Berdasarkan survei, anak-anak sekolah banyak yang sudah tidak perjaka dan perawan.

“Orangtua harus hati-hati. Sekarang pergaulan sudah mengkhawatirkan. Seks bebas dan sebagainya harus diwaspadai. Anak SMA dan SMP sekian persen sudah melakukan hubungan suami istri. Itu harus jadi cermin buat kita,” tuturnya saat membuka sosialisasi penguatan pelaku pendidikan keluarga, di SMAN 3 Tasikmalaya, Kamis, 10 Desember 2015.

Menurutnya, orangtua harus selalu memerhatikan pergaulan anak, agar tidak terjerumus ke lingkungan yang salah. Memberikan contoh dan menjadi teladan merupakan salah satu kunci supaya anak tumbuh dan berkembang seperti yang diharapkan.

“Yang saya khawatirkan ke depan bukan soal biaya hidup. Itu mah relatif. Yang saya khawatirkan adalah menyangkut akhlak anak. Perhatikan lingkungan pergaulan anak kita. Mohon maaf, hidup dekat terminal pasti ada pengaruhnya. Komo gigireunna tempat judi jeng karoke, itu akan memberikan pengaruh negatif kepada anak kita. Beda kalau lingkungannya pesantren,” papar Budi.

Untuk itu, sambungnya, ia membiasakan anak-anaknya membaca Al-Quran dan mengaji kitab setiap subuh, kecuali Minggu. “Saya paksa semua harus mengaji Quran dan kitab. Nundutan ge paksa we. Istri saya bawa semprotan paragi manuk, mun aya anu nundutan disemprot,” ujarnya disambut tawa peserta sosialisasi. initasik.com|shan

Komentari

komentar