Birokrasi

Bupati Tasik Ingatkan Dewan Pengawas BPR Perhatikan Kesejahteraan Karyawan

initasik.com, birokrasi | Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, mengingatkan para Dewan Pengawas Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Artha Galunggung dan BPR Artha Sukapura selalu memerhatikan kesejahteraan karyawan.

“Tingkatkan PAD dari tahun ke tahun. Jangan segitu saja. Terus tingkatkan. Perhatikan juga kesejahteraan karyawan. Dewan pengawas harus mampu menciptakan kenyamanan kerja agar BPR semakin baik,” tuturnya usai melantik Dewan Pengawas BPR Artha Sukapura dan BPR Artha Galunggung periode 2017 s.d. 2020, di Gedung Putih Pendopo Lama, Rabu, 5 April 2017.

Menurutnya, tugas dewan pengawas tidak hanya mengawasi, tapi juga mengendalikan dan membina. “Kalau pengawasan itu hanya melihat, tidak bisa apa-apa. Sedangkan pengedalian bisa menggerakkan, memerintah, dan apapun. Selain pengendalian, ada juga pembinaan,” tandasnya.

Setelah melakukan tiga hal itu, sambung Uu, baru mengeluarkan kebijakan umum terkait masa depan BPR. “Saya harap dengan dilantiknya badan pengawas ini, BPR Artha Sukapura dan BPR Artha Galunggung lebih maju dan kondusif. Saling bekerja sama dan harmonis antarkaryawan. Jauhkan permusuhan,” pintanya.

Ia menyebutkan, kedua BPR itu, dan BPR Cipatujah, merupakan andalan bagi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Masing-masing BPR, nilainya sudah menyentuh angka Rp 3 miliar.

Adapun Dewan Pengawas BPR Artha Sukapura yang dilantik adalah Dr. Dedi Kusmayadi dan Dr. Yusuf Abdullah, SE, MM. Sedangkan Dewan Pengawan BPR Artha Galunggung adalah Iman Firman Hidayat, SE, M.Si. [Jay/adv]

Komentari

komentar