PNS Kabupaten Tasikmalaya | Jay/initasik.com
Birokrasi

Bupati Uu Yakin PNS di Kabupaten Tasik Steril HTI

initasik.com, birokrasi | Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, meyakini, semua PNS di pemerintahannya tidak ada yang aktif di Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia mengaku sudah mendapatkan kepastian itu dari komunitas intelejen daerah (Kominda).

“Kami tegaskan, tidak ada PNS di Kabupaten Tasikmalaya yang aktif di HTI. Steril. Aman. Tidak ada HTI atau organisasi lain yang dianggap bertentangan dengan Pancasila. Kami yakin, berdasarkan laporan dari Kominda tidak ada,” tuturnya, Rabu, 26 Juli 2017.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, menegaskan, dirinya belum mendeteksi PNS yang aktif di organisasi yang sudah dibekukan pemerintah itu. “Kalau memang ada PNS kita yang aktif di organisasi yang dilarang pemerintah, jelas harus ditindak. Tapi sampai hari ini saya belum menerima informasi adanya PNS yang demikian. Apapun, keputusan Pemerintah Pusat harus kita taati,” tandasnya.

Belum lama ini, Pemerintah Pusat resmi membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), melalui Kementerian Hukum dan HAM yang telah mengeluarkan surat keputusan pencabutan badan hukum HTI.

Surat keputusan itu berbuntut kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS). Para PNS yang aktif di kepengurusan HTI atau jadi anggotanya diminta mengundurkan diri sebagai abdi negara. Menteri Dalam Negeri, Thahjo Kumolo, memerintahkan kepala daerah menyeleksi para PNS yang aktif di HTI untuk diberi peringatan, sampai ancaman dipecat. [Jay]