Gambaran pusat promosi produk UMKM Kota Tasik
Informasi

Butuh Lahan Pusat Pemasaran Produk UMKM, Pemkot Tasik Ajukan Anggaran Rp 28 Miliar

initasik.com, informasi | Pemerintah Kota Tasikmalaya berencana membangun pusat pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengan (UMKM) di wilayah Jl. Letnan Mashudi. Untuk membebaskan lahannya dibutuhkan Rp 28 miliar.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindag Kota Tasikmalaya, Firmansyah, mengatakan, pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar itu ke legislatif. “Kita butuh Rp 28 miliar itu untuk membebaskan lahan yang akan digunakan pusat pemasaran produk-produk UMKM di Kota Tasik,” ujarnya kepada initasik.com, dalam satu kesempatan.

Direncanakan, tahun depan akan dimulai proses pembebasan lahan. Tim penilaian sudah bergerak. Adapaun luas lahan yang dibutuhkan adalah dua hektar. Tanah itu akan dibangun sebagai pusat promosi beragam kerajinan.

“Kita punya delapan produk unggulan, seperti bordir, sendal, mendong, anyaman dan lainnya yang harus dipromosikan secara maksimal. Kalau Bandung punya Pasar Baru Trade. Semacam itu,” jelas Firmansyah.

Menurutnya, Kota Tasikmalaya membutuhkan tempat seperti itu untuk mempertemukan pembeli dengan produsen, sehingga visi menjadi kota termaju di Priangan Timur dalam bidang jasa dan perdagangan bisa tercapai.

“Kita tidak punya sumber daya alam, tapi kuat di industri kreatif. Ada 5.000 lebih pelaku ekonomi kreatif, dan itulah potensi kita. Harus kita maksimalkan dengan memusatkan mereka di satu titik,” tuturnya.

Dengan adanya pusat pemasaran produk UMKM itu, ia berharap para wisatawan yang datang ke Kota Tasikmalaya tidak dibuat bingung harus ke mana mencari barang-barang unggulan di kota ini.

Ia menegaskan, anggaran sebesar Rp 28 miliar itu hanya untuk pembebasan lahan. Adapun untuk membangun tempatnya, Pemkot Tasikmalaya akan mengajukan anggaran kepada Pemerintah Pusat. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?