car free day tutup kojengkang buka lagi
Peristiwa

Car Free Day Tutup, Kojengkang Buka Lagi

Kota Tasik | Spanduk bertuliskan “Warga Masyarakat RW 01, 02, 03 Kel. Nagarawangi Menolak Adanya Pasar Kojengkang. dibentang dekat pintu masuk sebelah utara kompleks olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya.

Di bawahnya ada identitas Forum Dadaha Bersatu. Namun, spanduk itu tidak menciutkan niat para pedagang kojengkang Dadaha yang sejak dua minggu lalu sudah menyampaikan akan dagang lagi setelah 31 Desember 2015. Tanggal itu adalah limit waktu yang disodorkan para pedagang saat berunjuk rasa di Bale Kota Tasikmalaya, Senin, 14 Desember 2015. Selama dua minggu ke belakang, mereka mengalah tidak menggelar lapak.

Tadi pagi, Minggu, 3 Desember 2015, para pedagang sudah mulai menempati tempat yang biasa mereka pakai berjualan. Jalur masuk dan lingkar Dadaha dipenuhi lagi pelapak. Namun, lahan depan lapang basket masih kosong. Tidak ada satupun pedagang yang berjualan di titik itu. Begitupun di lapang upacara.

“Semalam sudah kumpul dan kami sepakat untuk dagang lagi hari ini. Spanduk itu tidak tahu siapa yang buat, tapi itu tidak mempengaruhi kami,” tutur Cecep, pedagang pakaian dalam yang menggelar barangnya di jalan masuk Dadaha.

Bukan hanya pedagang, tukang parkir pun terlihat sibuk lagi. Beberapa bahu jalan sudah digunakan tempat parkir dadakan. Di pintu masuk lapang upacara pun dipasang pemberitahuan “Parkir Masuk”.

ini juga: Didemo Pedagang Kojengkang, Sikap Pemkot Melunak

Di tempat lain, di Jl. K.H.Z. Musthafa, arena car free day untuk sementara ditutup mulai hari ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Kendati begitu, sebagian masyarakat masih menggunakan jalan itu untuk olahraga jalan kaki. Beberapa pedagang pun masih ada yang berjualan. Di depan salah satu dept. store kaum ibu tetap energik senam aeorobik hingga tengah jalan. initasik.com|shan

Komentari

komentar